ENDE, FLORESPOS.net-Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santo Yosef Onekore melalui Bidang Pemberdayaan membagikan 50 paket sembako bagi umat yang sangat membutuhkan.
“Di tengah situasi ekonomi yang saat ini sedang tidak baik, umat dengan situasi dan kondisi tertentu membutuhkan perhatian dan sentuhan dari berbagai pihak. Kami dari Bidang Pemberdayaan DPP Paroki Onekore dan juga JPIC SVD Provinsi Ende memberikan penguatan melalui bantuan sembako. Meski jumlahnya terbatas, kita berharap perhatian ini mampu meringankan sedikit beban hidup umat,” kata Pater Yoseph Meda,SVD yang terlihat aktif ikut membagikan sembako, Sabtu (8/8/2026).
Sebelumnya Ketua, Komisi Keadilan, Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau, Gender dan Pemberdayaan Perempuan (KKP PMP GPP) Paroki Santo Yosef Onekore, Herlin Timugale mengatakan, pelayana reksa pastoral bagi lansia, difabel fisik dan orang dengan disorder psikososial (ODDP) merupakan program bidang pemberdayaan DPP Paroki Santo Yosef Onekore.
“Pembagian sembako dilakukan JPIC serta dalam koordinasi dengan orang muda katolik (OMK) sinjo,Komsos, Paskes serta sejumlah pihak lainnya di DPP Paroki Onekore. Tentu kami patut berterima kasih kepada berbagai pihak yang memberikan perhatian kepada umat kita yang kurang beruntung. Guna kelancaran pembagian sembako tim dibagi dalam 2 kelompok, yakni kelompok yang melayani umat dengan ODDP dan tim lainnya melayani umat lansia dan difabel fisik,” kata Herlin Timugale.
Berikan Penguatan
Ketua seksi Pastoral Kesehatan (Paskes), Sekunda Rosi dalam pelayanan kepada kurang lebih 50 ODDP di lingkunga Paroki Onekore tidak lupa memberikan motivasi agar mereka tidak patah arang dan terus berobat ke sejumlah fasilitas kesehatan yang ada di kota Ende, baikPuskesmas maupun rumah sakit.
Selama proses pelayanan yang dilakukan sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 16.oo Wita tim mendapatkan peneguhan dan doa dari pendampg rohani seorang Imam SVD, Pater Yos Meda, SVD. Di hampir semua tempat atau rumah umat yang menderita gangguan jiwa atau yang berkekurangan, Pater Yos selalu selipkan doa bersama keluarga dan tim.
“Kita semua dipanggil untuk bisa memberikan perhatian dan sentuhan bagi mereka-mereka yang alami penderitaan ganguan mental dan psikososial. Dengan kunjungan dan doa kita bersama, mereka masih merasa ada yang peduli dengan kehidupannya. Sambil kita juga terus memberikan pemahaman kepada keluarga agar membawa mereka yang alami penderitaan ini ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Intinya kita mesti berikan perhatian,” kata Pater Yos Meda, SVD.*
Penulis : Anton Harus
Editor : Wentho Eliando










