137 Guru Agama di Kabupaten Sikka Dapat TPG, Kemenag Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan - FloresPos Net

137 Guru Agama di Kabupaten Sikka Dapat TPG, Kemenag Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sikka membawahi 137 guru agama yang mendaatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dari Kementrian Agama.

Sebanyak 137 guru agama tersebut merupakan guru agama Pemerintah Kabupaten Sikka maupun guru agama Kementrian Agama (Kemenag) dan terdiri dari berbagai agama.

“Dari 137 guru agama tersebut, sebanyak 98 orang merupakan guru agama Katolik, Kristen 3 orang dan Islam sebanyak 36 orang,” sebut Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sikka, Muhammad Syafiuddin saat ditemui di kantornya, Rabu (5/8/2026).

Syafiuddin menambahkan, terdapat seorang guru agama Hindu yang bertugas mengajar di SMPN Alok namun jam mengajarnya masih kurang sejam dari persyaratan sebanyak 24 jam mengajar.

Baca Juga :  Hujan Lebat Beberapa Hari, Lahan Sawah Empat Desa di Magepanda Terancam Gagal Panen

Ia memaparkan, dari total 137 guru sebanyak 18 Guru Pendidikan Agama Katolik PNS dan 80 guru berstatus Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Dinas Pendidikan.

Selain itu terdapat 3 Guru Pendidikan Agama Islam PNS dan 13 PPPK, 13 Guru Madrasah PNS dan tujuh PPPK, serta tiga Guru Pendidikan Agama Kristen berstatus PPPK.

“Guru agama Pemerintah Kabupaten Sikka hanya mendapatkan TPG sementara guru agama Kemenag selain mendapatkan TPG juga mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13,” jelasnya.

Baca Juga :  Muslimat NU NTT Salurkan Bantuan Peduli Korban Erupsi Lewotobi

Syafiuddin mengakui guru agama pegawai Kementrian Agama (Kemendag) hanya sebanyak 20 orang dan semuanya merupakan guru agama Islam sedangkan sisanya merupakan guru agama Pemerintah Kabupaten Sikka.

Dirinya menegaskan pihaknya berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap pengaduan, kritik, maupun masukan masyarakat secara objektif, profesional, dan transparan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan Kementerian Agama,” ucapnya.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Pasca Gempa, Ratusan Warga Manggarai Barat Terserang Diare
Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Selasa, 22 September 2026 - 18:38 WITA

Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung

Selasa, 22 September 2026 - 18:26 WITA

Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan

Selasa, 22 September 2026 - 17:44 WITA

Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores

Berita Terbaru