Meluncur di Tengah Sorotan, Pemda Manggarai Minta Warga Jauhi ‘Cakap Destruktif’ demi Festival Golo Curu 2026 - FloresPos Net

Meluncur di Tengah Sorotan, Pemda Manggarai Minta Warga Jauhi ‘Cakap Destruktif’ demi Festival Golo Curu 2026

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi meluncurkan Festival Golo Curu 2026 di Ruteng.

Agenda tahunan yang mengawinkan nilai religiusitas Katolik dengan kekayaan budaya lokal ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif regional. Namun, peluncuran kali ini diiringi pesan kuat dari pemerintah daerah terkait kedewasaan publik dalam berkomunikasi.

Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai secara khusus menyoroti dinamika di media sosial dan ruang publik.

Pihak Pemda mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri dari “cakap-cakap destruktif”—istilah untuk narasi negatif dan sinisme tanpa dasar yang dinilai dapat merusak citra daerah serta melemahkan semangat gotong royong warga.

Menjaga Wajah Pariwisata Daerah

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Manggarai, saat membuka peluncuran tersebut mewakili Bupati Manggarai, menegaskan bahwa kesuksesan sebuah festival tidak hanya diukur dari kemegahan panggung, melainkan dari atmosfer kondusif yang diciptakan oleh masyarakatnya.

“Festival Golo Curu adalah etalase martabat dan identitas kita. Wisatawan datang bukan hanya untuk melihat pemandangan atau prosesi, tetapi untuk merasakan kehangatan orang Manggarai. Kami mengimbau semua pihak untuk menghentikan cakap-cakap destruktif di ruang publik yang tidak memberikan solusi,” ujarnya di hadapan para tokoh adat, pelaku UMKM, dan pemuka agama yang hadir.

Baca Juga :  Satu Lagi Dosen Unika St. Paulus Ruteng Raih Gelar  Profesor

Ia menambahkan pemerintah sangat terbuka terhadap kritik yang membangun. Kendati demikian, narasi yang sekadar menjatuhkan tanpa data atau alternatif solusi justru merugikan para pelaku ekonomi kreatif lokal yang sedang berjuang bangkit melalui momentum ini.

Sinergi Iman, Adat, dan Pemberdayaan UMKM

Festival Golo Curu 2026 dipastikan tetap mempertahankan poros utamanya: perpaduan antara ziarah keagamaan di Bukit Golo Curu dan festival budaya.

Pada pergelaran tahun ini, panitia memperluas porsi keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai kecamatan di Manggarai.

Agenda festival akan diisi oleh pameran kain tenun motif Manggarai (Kain Songke), pasar kuliner lokal, pertunjukan ritus adat, hingga panggung seni yang melibatkan generasi muda.

Baca Juga :  PGRI Manggarai Gelar Turnamen Bola Voli Meriahkan Hari Jadi Tahun 2023

Ketua Panitia Pelaksana Festival menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor terus dimatangkan untuk memastikan perputaran ekonomi langsung menyentuh masyarakat akar rumput.

Peluncuran Festival Golo Curu 2026 ini diharapkan menjadi ruang terbuka untuk merayakan kekayaan budaya, memperkuat tali persaudaraan, serta menggerakkan roda ekonomi kreatif dan UMKM lokal secara masif.

Kolaborasi Strategis dan Apresiasi

Keberhasilan peluncuran agenda ini tidak lepas dari sinergi multi-pihak. Pihak panitia dan Pemda Manggarai menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOPLBF), Pemerintah Kabupaten Manggarai, serta Keuskupan Ruteng atas dukungan, komitmen, dan kolaborasi yang luar biasa.

Melalui peluncuran resmi ini, Pemda Manggarai mengajak seluruh warga, baik yang berada di daerah maupun di perantauan, untuk bersama-sama menjaga warisan budaya leluhur, mencintai karya anak bangsa, dan menjadikan Manggarai semakin dikenal di kancah dunia melalui pesona alam, keunikan budaya, serta keramahan masyarakatnya. *

Penulis : Milikior Sobe (Kontributor)

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’
John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Djafar Achmad Temui Direktur Utama PT Pelindo Bicara Soal Perhatian ke Pensiunan Pelabuhan se Indonesia
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WITA

Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende

Berita Terbaru

Advertorial

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:52 WITA