Petani Manggarai Barat Diajak Budayakan Tanam Serempak, Kawur: Tambahkan Traktor - FloresPos Net

Petani Manggarai Barat Diajak Budayakan Tanam Serempak, Kawur: Tambahkan Traktor

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 10:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Petani Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT diajak budayakan tanam padi secara serempak. Manfaatnya antara lain dapat menekan serangan hama dan penyakit tanaman, serta meningkat produksi.

Demikian kata Kepala Bidang Penyuluhan Dan Proteksi Tanaman pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura Dan Perkebunan (DTPHP) Mabar, Fransiskus Juru saat diskusi dengan pengurus dan anggota kelompok tani (Poktan) Lestari Satu, Desa Wae Wako, Kecamatan Lembor belum lama ini. Poktan Lestari 1 bagian dari daerah irigasi (DI) Lembor.

Juru dan jajarannya hadir di Poktan Lestari satu untuk mengikuti gerakan pengendalian (Gerdal) hama dan penyakit/organisme pengganggu tanaman (OPT) padi sawah di Poktan tersebut dengan menggunakan drone, seperti dilansir media ini sebelumnya.

Baca Juga :  AMMTC Labuan Bajo, Kapolri Harapkan Kerja Sama ASEAN Berantas Kejahatan Transnasional

Petani, lanjut Juru, juga diminta agar mandiri. Proaktif dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan petugas pengamat hama serta petugas pertanian lainnya untuk mendapatkan edukasi terkait dunia pertanian dari para pihak tersebut.

Albertina Muku, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan ahli muda pada bidang yang sama di DTPHP Mabar pada kesempatan itu, juga senada.

Ditambahkan, petani juga biasakan tanam jajar legowo, disamping budayakan tanam serempak dan menjadi petani mandiri. Harap petani juga bekerja kolaboratif, kreatif dan inovatif, ajak Muku.

Sarjana Pertanian yang eks guru SD 12 tahun itu juga menekankan pentingnya kerja kolaboratif para pihak terkait. Kerja sama Poktan dan PPL, Petugas Pengamat Hama/OPT, amat penting demi kebaikan bersama. Apalagi DI Lembor wilayahnya luas. Di sisi lain, jumlah petugas pengamat hama cukup terbatas, hanya 2 orang, kata Muku.

Baca Juga :  Pemerintah Diminta Akui Hak Rakyat Atas HPL, HT, dan Cagar Alam Wae Wuul

Pihak Poktan Lestari I mengungkapkan, salah satu sebab mereka sulit terapkan pola tanam serempak karena keterbatasan traktor untuk mengolah/bajak lahan sawah setempat. Hanya ada 4-5 unit traktor, tidak cukup. Jadinya antri. Juga kesulitan air irigasi.

Pihak Poktan juga minta pran aktif DTPHP Mabar, dalam hal ini petugas pengamat hama terkait pengamatan hama dn penyakit/ OPT di persawahan (DI) Lembor, termasuk Poktan Lestari 1 Wae Wako.

Pada kesempatan itu Juru dan Muku menyambut baik suara pihak Poktan Lestari 1 untuk di terus ke pemerintahan tingkat atas demi kebaikan petani. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Hasil Verifikasi dan Kompilasi Tahap Pertama, 55 Rumah Warga Ende Masuk Kategori Rusak Berat
Pulihkan Keceriaan Anak Pasca-Gempa, Tim JPIC SSpS Gelar Trauma Healing di SDK Ende 2
Pasca Gempa NTT, Dompet Dhuafa Siapkan 100 Rumah Sementara dan Renovasi Sekolah di Nagekeo
BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara
Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)
Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:26 WITA

Hasil Verifikasi dan Kompilasi Tahap Pertama, 55 Rumah Warga Ende Masuk Kategori Rusak Berat

Kamis, 24 September 2026 - 15:26 WITA

Pulihkan Keceriaan Anak Pasca-Gempa, Tim JPIC SSpS Gelar Trauma Healing di SDK Ende 2

Kamis, 24 September 2026 - 12:29 WITA

Pasca Gempa NTT, Dompet Dhuafa Siapkan 100 Rumah Sementara dan Renovasi Sekolah di Nagekeo

Rabu, 23 September 2026 - 21:36 WITA

BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 September 2026 - 17:53 WITA

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi

Berita Terbaru

Deputi V BNPB dan Wabup gada,Bernadinus Dhey gebu.

Nusa Bunga

BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:36 WITA