Bingkisan Kasih dari PAWE Jelang Hari Pers untuk Yosef dan Sofiah - FloresPos Net

Bingkisan Kasih dari PAWE Jelang Hari Pers untuk Yosef dan Sofiah

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Terik mentari begitu menyengat di Kota Ende, sebuah kota kecil di Nusa Bunga yang disebut kota rahimnya Pancasila, Jumat (6/2/2026) siang tak menyurutkan semangat para pewarta yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Ende (PAWE).

Mengenakan baju kaus hitam bertuliskan Hari Pers Nasional, Persatuan Wartawan Ende mereka bergerak menuju dua rumah atau keluarga yang boleh dibilang miskin ekstrem di Kota Ende.

Mereka membawa bingkisan cinta berupa sembako ke kedua keluarga ini sebagai bentuk solidaritas dan tanda kasih dalam nuansa Hari Pers dan HUT pertama PAWE.

Kedua keluarga yang dikunjungi yaitu Yosef Nai di Nua Wawo Kelurahan Onekore, Ende Tengah dan Sofiah di Kelurahan Paupanda Ende Selatan.

Dipimpin langsung Ketua PAWE, Dedi Wolo dan Elthon Rete yang dipercayakan sebagai kordinator kegiatan mereka menuju ke rumah Sofiah seorang perempuan lajang berusia 50 tahun di Paupanda, Ende Selatan.

Di rumah Sofiah yang keseharian bekerja sebagai penenun mereka mendengarkan rintihan hatinya. Sofiah mengeluhkan rumah tak ada listrik negara dan hanya bermodalkan lampu penerangan dari tetangga.

Sofiah menerima bingkisan sembako sambil meneteskan air mata. Ia tak mampu berbicara banyak dan hanya mengungkapkan terima kasih atas sentuhan kasih dari PAWE.

“Terima kasih Persatuan Wartawan Ende yang sudah datang ke rumah saya. Saya doakan semoga sehat selalu,” katanya.

Baca Juga :  Pemerintah dan BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN

Usai menyambangi Sofiah, rombongan wartawan dari PAWE yang menggunakan satu kendaraan roda empat dan sepuluh kendaraan roda dua bergerak ke Nua Wawo, Onekore, Ende Tengah menemui Yosef Nai.

Rombongan PAWE harus turun dari kendaraan berjalan kaki sekira 500 meter menuju rumah Yosef Nai yang terletak di sebuah kebun.

Saat tiba di gubuk tua beratapkan seng bekas dan berdinding seng berukuran 3× 2 meter, Yosef bersama istri Tias Sri Wahyuni, dan dua anak Samuel Bintang Nikolaus Koro (4 tahun) dan Fransiska Anastasia Elis (2 tahun)—telah menunggu.

Di rumah Yosef sudah berdiri Lurah Onekore, Viktor Bae bersama staf. Lurah Onekore menjelaskan tentang kehidupan Yosef sekeluarga dan warga miskin ekstrem di Kelurahan Onekore. Lurah menyebutkan warga miskin ekstrem di kelurahan Onekore sekitar 500 kepala keluarga.

Yosef yang terlihat mengenakan kaus lusuh Ayo Bangun NTT Melki – Joni ramah menyambut kedatangan rombongan PAWE. Sementara istrinya Fransiska Anastasia sambil menggendong anak kedua mereka pun mengucapkan selamat datang.

Yosef tak kuat menahan air mata karena jarang rumahnya dikunjungi apa lagi datang dengan bingkisan kasih.

Yosef seorang ayah yang seharian bekerja sebagai buruh serabutan mengisahkan hidupnya.

“Saya kerja sebagai buruh dan penghasilan tidak tentu, kadang 150 kadang 200 ribu per minggu”.

Istrinya berasal dari Boyolali, Jawa Tengah hanya seorang ibu rumah tangga berharap pendapatan dari Yosef untuk hidup mereka.

Baca Juga :  Diduga Dukung Salah Satu Paslon, Kades Nangadhero Ditetapkan Tersangka

Yosef dan istri tak kuat menahan air mata saat menerima bingkisan kasih dari PAWE. Tak ada lagi kata yang berlebihan, hanya terima kasih diiringi air mata.

“Terima kasih eja semua, miu mai ndia sa’o jao. Miu sudah bantu jao”.

Kalimat pendek dalam bahasa Ende menunjukkan keterbukaan hati dari Yosef menerima kedatangan rombongan PAWE.

Ketua PAWE, Dedy Wolo pada kesempatan itu mengatakan anjang sana ini merupakan komitmen PAWE untuk tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial.

“Jelang Hari Pers Nasional, kami ingin berbagi dan hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan. Pers harus punya empati dan keberpihakan pada kemanusiaan,” kata Dedi.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antara wartawan dan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas sosial di Kabupaten Ende.

Lurah Onekore, Viktor Bae menyampaikan apresiasi atas kepedulian PAWE terhadap warganya. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan contoh nyata peran sosial pers di tengah masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada PAWE yang telah hadir langsung melihat kondisi warga dan memberikan bantuan. Ini adalah bentuk kepedulian yang patut diapresiasi dan semoga menjadi inspirasi bagi banyak pihak,” katanya.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Jumlah Pengungsi Menurun, Penanganan Pascagempa di Manggarai Timur Terus Bergerak
Caritas Distribusikan Paket Bantuan ke 31 Paroki Terdampak Gempa di Keuskupan Ruteng
Kapolres Ende Gunakan Helikopter Distribusi Bantuan ke Dua Desa Terisolir di Ende
Anggota DPRD Ende Desak Pemerintah Buka Media Center di Posko Tanggap Darurat
BPJS Ketenagakerjaan Sikka Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores, Himbau Warga Manfaatkan Relaksasi oleh Pemerintah
Pasca Gempa Flores, Proses Belajar Mengajar di Sikka Dimulai Akhir Agustus
Jusuf Kalla Minta Warga Terdampak Gempa Flores Dilibatkan Dalam Pembangunan Pasca Gempa
Kapolda NTT Sambangi Istana Keuskupan Agung Ende dan Salurkan Bantuan
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:39 WITA

Jumlah Pengungsi Menurun, Penanganan Pascagempa di Manggarai Timur Terus Bergerak

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:58 WITA

Caritas Distribusikan Paket Bantuan ke 31 Paroki Terdampak Gempa di Keuskupan Ruteng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:54 WITA

Kapolres Ende Gunakan Helikopter Distribusi Bantuan ke Dua Desa Terisolir di Ende

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:35 WITA

Anggota DPRD Ende Desak Pemerintah Buka Media Center di Posko Tanggap Darurat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:20 WITA

Pasca Gempa Flores, Proses Belajar Mengajar di Sikka Dimulai Akhir Agustus

Berita Terbaru