‘Semua Pedagang Diarahkan Tempati Lokasi di Pasar Alok Maumere’–Pasar Wuring dan PNPM Akan Ditutup - FloresPos Net

‘Semua Pedagang Diarahkan Tempati Lokasi di Pasar Alok Maumere’–Pasar Wuring dan PNPM Akan Ditutup

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 21:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Sikka melakukan sosialisasi kepada pedagang dan penjual yang menempati lokasi Pasar Wuring agar mengosongkan lahan yang selama ini dijadikan tempat berjualan setiap sore hari.

Pemerintah Kabupaten Sikka akan melakukan sosialisasi dengan memberikan pengumuman kepada pedagang di Pasar Wuring kepada para pedagang selama 5 hari sejak Selasa (2/12/2025) hingga Sabtu (6/12/2025).

“Kami hari ini melakukan pengumuman hasil dari Putusan Mahkamah Agung (MA) untuk menghentikan aktifitas di Pasar Wuring. Pengumuman dilakukan selama 5 hari sejak hari ini Selasa hingga hari Sabtu,” sebut Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Sikka, Adeodatus Buang da Cunha saat ditemui di Pasar Wuring, Selasa (2/12/2025).

Buang mengatakan di Pasar Wuring ada aktifitas perdagangan yakni di Pasar Wuring milik CV. Bengkumis Jaya, Pasar Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dan pasar milik masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Weng Ingatkan Keamanan Paskah dan Program Jumat Hening di Manggarai Barat

Dirinya menegaskan, rencananya penghentian total aktifitas pasar akan dilakukan pada hari Selasa (9/12/2025) dan semua pedagang diarahkan untuk menempati lokasi di Pasar Alok Maumere.

“Semua pedagang akan diarahkan ke Pasar Alok yang sedang berbenah diri sehingga nantinya aktifitas di Pasar Alok akan berlangsung hingga jam 9 malam,” ungkapnya.

Buang menegaskan, setelah 5 hari melakukan sosialisasi, segala keluhan dari pedagang akan disampaikan kepada Bupati Sikka untuk dilakukan evaluasi dan apabila sesuai waktu dilakukan penertiban maka pihaknya siap mengeksekusi keputusannya.

Dirinya menambahkan, meski ada keluhan dari pedagang pihaknya tetap menjalankan keputusan dari Bupati Sikka dan apabila diputuskan untuk melakukan penghentian total aktifitas pasar maka Pasar Wuring akan ditutup.

“Keluhan yang kami temui akan disampaikan ke Bupati Sikka dan apabila diputuskan tanggal 9 Desember 2025 dilakukan penghentian total aktifitas Pasar Wuring maka kami siap mengeksekusinya,” ucapnya.

Baca Juga :  Pelaku UMKM Manggarai Barat Minta Wisata di Atas Bukit Jadi Event Mingguan

Disaksikan Florespos.net, di lokasi Pasar Wuring di Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat Selasa (2/12/2025) sore, seorang petugas membacakan surat keputusan Bupati Sikka dari dalam mobil yang memiliki pengeras suara di beberapa lokasi yang ada di Pasar Wuring.

Selain para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari beberapa dinas, kantor Camat Alok Barat, kantor Lurah Wolomarang dan Satpol PP dan Damkar, hadir juga aparat dari Polres Sikka, Lanal Maumere dan Kodim 1603 Sikka.

Hadir juga di lokasi Pasar Wuring Kasat Pol PP dan Damkar Sikka, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Sikka, Kadis Kominfo Sikka, Camat Alok Barat dan Lurah Wolomarang.

Para petugas juga memberikan pemahaman kepada para pedagang serta berdialog dengan pedagang meski banyak pedagang melakukan protes dan mengeluarkan keluh kesah dan mempersoalkan kebijakan pemerintah. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 2,072 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA