Tiada Wisatawan Keleleran di Labuan Bajo Gegara Lewotobi, 2.533 Penumpang Dievakuasi MelaluI Laut - FloresPos Net

Tiada Wisatawan Keleleran di Labuan Bajo Gegara Lewotobi, 2.533 Penumpang  Dievakuasi MelaluI Laut

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 23:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak sejumlah wisatawan siap menuju kapal untuk tinggalkan Labuan Bajo di Pelabuhan Labuan Bajo Mabar NTT, Rabu (13/11/2024). Dokumen Kadis Perhubungan Mabar Adrianus Gunawan.

Tampak sejumlah wisatawan siap menuju kapal untuk tinggalkan Labuan Bajo di Pelabuhan Labuan Bajo Mabar NTT, Rabu (13/11/2024). Dokumen Kadis Perhubungan Mabar Adrianus Gunawan.

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Tak ada wisatawan yang keleleran di Labuan Bajo, kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT, gegara letusan gunung Lewotobi Laki-Laki, Kabupaten Flores Timur (Flotim), yang belakangan banyak makan korban jiwa dan material.

Demikian penegasan Kepala Dinas Perhubungan Mabar, Adrianus Gunawan, menanggapi media ini di Labuan Bajo, Rabu (13/11/2024. Mabar berada di barat pulau Flores atau nusa nipa atau nusa bunga.

Menurut Kadis Gunawan, hari-hari terakhir penerbangan dari dan ke bandara internasional Komodo Labuan Bajo Mabar terganggu. Hal itu sehubungan dengan erupsi gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur.

Mengatasi hal tersebut, kesulitan mengevakuasi masyarakat atau wisatawan atau penumpang keluar masuk Labuan Bajo, pada 11 November 2024 telah dibentuk posko di Kantor KSOP Kelas III Labuan Bajo di Labuan Bajo oleh instansi bersangkutan.

Posko dimaksud dibentuk untuk mengantisipasi terhadap erupsi gunung Lewotobi Laki-laki. Unsur yang terlibat di dalam posko itu termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar, dalam hal ini Dinas Perhubungan.

Baca Juga :  Jaringan Air Bersih dan Fasilitas Sanitasi, Bupati Manggarai Timur: Tugas Masyarakat Menjaga dan Merawat

Lanjut Kadis Gunawan, sesuai data yang diterimanya dari pihak Posko per Selasa (12/11/2024) pukul 19.00 Wita, penumpang/masyarakat/wisatawan yang telah dievakusi sebanyak 2.533 orang. Jumlah armada laut yang terlibat dalam pengangkutan/evakuasi sejak hari pertama 88 unit kapal.

Penumpang yang diangkut keluar dari Labuan Bajo itu rata-rata penumpang pesawat udara. Mereka terpaksa keluar melalu jalur laut karena penerbangan dari dan ke bandara internasional Komodo hari-hari belakangan ini mengalami gangguan sebagai dampak letusan gunung Lewotobi Laki-Laki di Flotim.

Penumpang-penumpang yang dievakuasi itu tujuannya ke barat, antara lain Sape, Bima, Lembar, Benoa/Bali, dan Surabaya. Dan Penumpang-penumpang tersebut disinyalir termasuk peserta IFG Labuan Bajo marathon 2024, disamping turis/wisatawan.

“Jadi tidak ada wisatawan atau masyarakat atau penumpang yang keleleran di Labuan Bajo terkait ini. Semua sudah diatasi dengan baik, maksimal. Kita kerja 24 jam,” ujar Kadis Gunawan.

Baca Juga :  Baron Rudolf,  Manusia Pertama Dimangsa Komodo

Masih Kadis Gunawan, selain KSOP atau Syahbandar Labuan Bajo dan Pemkab Mabar/Dinas Perhubungan, unsur lain dalam posko itu diantaranya Stasiun Meteorologi Kelas IV Labuan Bajo, Bandara Komodo, Pos SAR Labuan Bajo, LKK Labuan Bajo, TNI, POLRI, Pelindo, Pelni, Perusahaan Pelayaran Daerah, dan Asosiasi Keagenan Kapal.

Tujuan pembentukan Posko untuk memberi pelayanan dan informasi terhadap jadwal kapal yang akan keluar Labuan bajo agar dapat membantu memberikan alternatif transportasi kepada para penumpang yang terdampak erupsi Lewotobi Laki-Laki.

Perhubungan Laut melakukan rekayasa tranportasi laut dengan deviasi kapal dan penambahan kapasitas kapal Pelni, percepatan kedatangan kapal Dharma Rucitra VII dan VIII, deviasi kapal penyeberangan, pemberangkatan kapal cepat ke tujuan Sape, Bima, Lombok, serta perbantuan KNP. Chundamani dari pangkalan PLP Surabaya untuk penanganan kedaruratan.*

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende
Febrianus Laporkan Para Pelaku ke Polisi Usai Dikeroyok di Ruang KP3 Bandara Ende, Ini Kronologisnya
Upacara HUT Kemerdekaan RI ke -81 di Ende Dipusatkan di Stadion Marilonga
Bupati Sikka Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI, Dorong Penguatan Literasi dan Sains Sejak Usia Sekolah
Festival Golo Koe 2026 Dibuka: Labuan Bajo Tumbuh Tanpa Kehilangan Akarnya
Lahan di Tiweria Tidak Layak, Pemkab Ende Ajukan Lahan Baru di Desa Aemuri untuk Sekolah Rakyat
Pedagang Keluhkan Mahalnya Sewa Petak Jualan di Pasar Batu Cermin
Pater Pian Lado Ajak DPP Tebarkan Jala Lebih Dalam, Menyentuh Inti Persoalan Hidup dan Perjuangan Umat
Berita ini 261 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:26 WITA

Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:47 WITA

Febrianus Laporkan Para Pelaku ke Polisi Usai Dikeroyok di Ruang KP3 Bandara Ende, Ini Kronologisnya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Upacara HUT Kemerdekaan RI ke -81 di Ende Dipusatkan di Stadion Marilonga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:31 WITA

Bupati Sikka Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI, Dorong Penguatan Literasi dan Sains Sejak Usia Sekolah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Festival Golo Koe 2026 Dibuka: Labuan Bajo Tumbuh Tanpa Kehilangan Akarnya

Berita Terbaru