Bank NTT Berikan Bantuan Paket Sembako untuk 100 Anak Stunting di Ngada - FloresPos Net

Bank NTT Berikan Bantuan Paket Sembako untuk 100 Anak Stunting di Ngada

- Jurnalis

Minggu, 3 November 2024 - 13:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Yohanes Landu Praing saat menyerahkan bantuan penanganan stunting di Kabupaten Ngada.

Plt Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Yohanes Landu Praing saat menyerahkan bantuan penanganan stunting di Kabupaten Ngada.

BAJAWA, FLORESPOS.net-Bertepatan dengan kunjungan perdana Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Andriko Noto Susanto di Kabupaten Ngada, Sabtu (2/11/2024) Bank NTT memberikan bantuan berupa paket sembako kepada anak-anak penderita stunting di Kabupaten Ngada.

Penyerahan bantuan dilakukan di lokasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bajawa yang baru yakni di Late, Desa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada, Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Plt. Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Yohanes Landu Praing ,Pjs Bupati Ngada Hildegardis Bria Seran, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Rudi Wogo, unsur Forkopimda, Pimpinan Bank NTT Bajawa Jorsalino Seran serta Direktur RSUD Bajawa dr. Paulina H. H. Pelletimu,menyerahkan langsung bantuan kepada anak Stunting yang diterima oleh perwakilan orang tua dari anak penderita stunting.

Plt. Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Yohanes Landu Praing kepada Florespos.net mengatakan, Bank NTT yang merupakan lembaga keuangan milik masyarakat NTT dalam menjalankan tugasnya juga berkolaborasi dengan segenap stakeholder termasuk untuk penanganan masalah kemiskinan, kemiskinan ekstrem maupun stunting.

Baca Juga :  Ipi Seka Dipercayakan Menjadi GM Kopdit Sangosay Bajawa 

Program stunting yang merupakan persoalan serius juga mendapat perhatian dari Bank NTT di mana masalah stunting erat kaitannya dengan persoalan gizi sehingga perhatian patut diberikan secara serius.

Program yang dilakukan adalah program keberlanjutan dan jajaran Bank NTT mulai dari para direktur, divisi maupun jajaran paling bawah memiliki anak asuh dalam penanganan dalam penanganan stanting sebagai bentuk kepedulian.

Bantuan yang diberikan di Kabupaten Ngada kali ini menurutnya ada 100 paket bantuan terdiri dari susu, beras, telur ayam dan sembako lainnya.

Sebelumnya pada hari yang sama di Rumah Jabatan Bupati Ngada, Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Andriko Noto Susanto mengatakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam konsep makan bergizi gratis salah satunya juga berikhtiar menyelesaikan persoalan stunting termasuk anak sekolah yang harus disiapkan dengan baik sejak awal serta perhatian serius terhadap ibu menyusui.

Menuju bonus demografi tahun 2045 sangat menentukan Indonesia sebagai negara maju .

Baca Juga :  Dipo Nusantara Serahkan Bantuan Beasiswa PIP di SDK Naru

Anak-anak stunting harus diperjuangkan agar fisiknya baik juga IQ yang baik yang pada saat ini nanti mereka menjadi sandaran keluarga itu sendiri.

Solusi yang dibutuhkan adalah peningkatan kepedulian semua pihak dimana bahan yang digunakan untuk penanganan stunting berada di sekitar masyarakat sendiri.

Bantuan lainnya yang diberikan harus pula tepat sasaran serta pemberian dengan komposisi yang benar seperti terdapat lauk pauk yang sehat dan bergizi.

Program makan bergizi gratis di mana pemerintah akan meluncurkan dana sebesar Rp8 triliun lebih untuk Propinsi Nusa Tenggara Timur dimana bahan baku berasal dari masyarakat itu sendiri yang dikelola oleh BUMDES diharapkannya agar dapat dikelola secara baik dan benar demi kelangsungan generasi penerus bangsa.

Ketersediaan makanan yang tentunya juga membantu ekonomi masyarakat sudah bagi petani dan peternakan dalam program makan gratis juga penanganan stunting harus ada persamaan visi dan misi untuk menangani persoalan yang dihadapi negara. *

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar
Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas
Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic
Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli
Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan
Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat
Alasan Penahanan Tak Jelas, Pemilik Sapi Ajak Pol PP Bertemu Bupati Ende
Serap Aspirasi, Kapolres Ende Kunjungan Kerja di Polsek Maurole
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:12 WITA

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WITA

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:03 WITA

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:43 WITA

Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat

Berita Terbaru

Opini

Mesin Tak Boleh ‘Memutuskan Hidup dan Mati’

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:56 WITA

Nusa Bunga

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA