Pemkab Manggarai Barat Diminta Tertibkan Ternak dan Sampah di Labuan Bajo - FloresPos Net

Pemkab Manggarai Barat Diminta Tertibkan Ternak dan Sampah di Labuan Bajo

- Jurnalis

Kamis, 24 Oktober 2024 - 14:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) diminta segera menertibkan sampah dan ternak berkeliaran di Labuan Bajo dengan alasan estitika, kesehatan dan lingkungan.

Demikian dikatakan Bernadus Ambat, anggota DPRD Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada FloresPos.net di Labuan Bajo baru-baru ini.

Menurutnya, selain sebagai ibu kota Mabar, Labuan Bajo juga oleh Pemerintah Pusat (Pempus) sudah dinobatkan sebagai kota super prioritas/super premium karena pariwisata. Pada sisi lain sampah dan ternak berkeliaran dalam kota Labuan Bajo.

Oleh sebab itu, atas alasan-alasan tadi, yaitu kesehatan, lingkungan, dan estitika/keindahan, Pemkab Mabar diminta supaya segera menertibakan kotoran-kotoran/ sampah dan ternak liar di kota Labuan Bajo, karena sampai sekarang sampah dan ternak berkeliaran masih jadi momok di kota Labuan Bajo.

Baca Juga :  POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Terkesan 2 hal itu, sampah dan ternak berkeliaran di kota Labuan Bajo bukan masalah, bukan soal, seolah-olah pembiaran. Padahal sampah dan ternak liar itu sangat menggangu dari sisi kesehatan, lingkungan, estitika/keindahan/pariwisata,tandas Ambat.

Lebih jauh politisi Perindo itu mengungkapkan, kalau Dinas teknis di lingkup Pemkab Mabar beri ruang kepada Pemerintah Desa (Pemdes) atau diambil-alih Pemdes/Lurah karena regulasi, boleh-boleh saja. Tetapi harus selalu dikontrol, diawasi dinas bersangkutan selaku instqnsi yang bertanggung jawab atas kebersihan kota Labuan Bajo dan Manggarai Barat umumnya.

Kemudian sampah-sampah yang ada di Labuan Bajo harus bawa/angkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Warloka, timur selatan Labuan Bajo. Jangan ada sampah di kota Labuan Bajo dan sekitar ditampung di kota itu. Sampah-

Baca Juga :  PHBI Ende Himpun 68 Hewan Kurban, Sholat Iduladha di Kota Dilaksanakan di 7 Tempat

sampah dalam ibu kota Mabar itu  juga tidak boleh dibakar karena akan menimbulkan polusi.

“Ada beban apa pemerintah kita (Mabar) hingga begitu sulitnya menertibkan ternak berliaran dan membersihkan sampah di Labuan Bajo. Dari dulu sampai sekarang Labuan Bajo masih tetap banyak sampah dan ternak berkeliaran.  Menyedikan,” kata Ambat.

Pantauan media ini, titik sampah dan kotoran sapi (ternak) di kota Labuan Bajo selama ini antara lain di kompleks Kantor Bupati Mabar dan sekitar gedung DPRD Mabar. Juga sepanjang jalan Hutan To’e, seperti dilansir FloresPos. Net sebelumnya. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Lepas Kontingen Popda, Bupati Sikka Berpesan Kejar Target Raih Emas
Selamatkan Korban dan Pengungsi Gempa Bumi Flores, Aksi Flores Mendesak Tanggung Jawab Pemerintah Dalam Penanggulangan Bencana
Kekeringan Melanda Sikka, Pemerintah Droping Air Bersih ke Berbagai Wilayah
Hasil Pengeboran BWS, Ditemukan Empat Titik Mata Air di Pulau Palue
PKB Target Rebut Kursi Pimpinan DPRD Ende di Pileg 2029
Bupati Ngada Sebut Gereja Mitra Strategis Pemda
570 PPPK Paruh Waktu di Ngada Terima SK Perpanjangan
PSN Ngada Resmi Berangkat Menuju Liga 3 Nusantara
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Lepas Kontingen Popda, Bupati Sikka Berpesan Kejar Target Raih Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:18 WITA

Selamatkan Korban dan Pengungsi Gempa Bumi Flores, Aksi Flores Mendesak Tanggung Jawab Pemerintah Dalam Penanggulangan Bencana

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Kekeringan Melanda Sikka, Pemerintah Droping Air Bersih ke Berbagai Wilayah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:45 WITA

Hasil Pengeboran BWS, Ditemukan Empat Titik Mata Air di Pulau Palue

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:45 WITA

Bupati Ngada Sebut Gereja Mitra Strategis Pemda

Berita Terbaru

Feature

Jempolmu, Ikrarmu: Sumpah Pemuda di Era Hoaks dan AI

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:51 WITA

Nusa Bunga

Hasil Pengeboran BWS, Ditemukan Empat Titik Mata Air di Pulau Palue

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:45 WITA