Petani Lando Lomes Manggarai Timur Tanam Porang Seluas 50 Ha - FloresPos Net

Petani Lando Lomes Manggarai Timur Tanam Porang Seluas 50 Ha

- Jurnalis

Kamis, 12 September 2024 - 15:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Para petani yang menanam porang di kawasan bukit Lando Lomes, Desa Gunung Baru, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang merasakan motivasi dan spirit kerja tinggi karena sudah menikmati hasilnya.

Dalam musim tanam sekarang, petani Lando Lomes telah mematok rencana penanaman porang pada areal seluas 50 ha.

Penggiat tanaman porang, Agustinus Adil mengatakan, anggota kelompok taninya yang berjumlah 40 orang telah berkomitmen untuk menambah areal penanaman sekarang ini menjadi 50 ha.

“Kami sudah sepakat untuk melipatgandakan areal penanaman. Mengapa? Karena kami sudah rasakan manfaatnya secara ekonomi,” kata Agustinus per telepon, Kamis (12/9/2024).

Dikatakan, petani sekarang telah dan sedang menyiapkan lahan. Yang sudah siap langsung mulai menanam umbi porang yang kecil-kecil.

Baca Juga :  Konflik Sosial di Manggarai Terbanyak Berkaitan dengan Masalah Tanah

Kerjanya sudah terjadwal dengan baik dan harus mengikuti semua saran teknis yang ada agar porangnya tumbuh subur dan hasilnya berkualitas.

Penanaman yang dilakukan pada musim sekarang sudah pasti lebih baik dan serius lagi agar hasilnya lebih baik lagi.

Sebabnya petani sudah merasakan manfaatnya secara ekonomi pada panen kali lalu dengan hasil jualan yang tidak terduga besarnya.

Petani, demikian petani Agus Adil yang pernah belajar kepemimpinan dan pertanian di Jepang itu, tidak menyangka mendapat hasil yang begitu banyak. Ada petani yang mendapat seratusan juta, dan bahkan hingga tiga rsampai empat ratus juta rupiah.

Dan, malah ada beberapa anggota kelompok mendapat uang bisa menyentuh angka miliaran rupiah dari porang ini. Hasil yang luar biasa dan tidak terduga sama sekali.

Baca Juga :  English Night Event Sukses, Elemen Warga Apresiasi Kemahiran Berbahasa Inggris Siswa SMAGER Reo

Apa yang terjadi ini, lanjut Agus Adil, tidak terlepas dari motivasi dan spirit yang diberikan Pastor Paroki Mbata Rm. Bernard Palus ketika itu. Karena itu, dirinya dan anggotanya tidak berhenti berterimakasih kepada Romo Bernard.

Sebelumnya Romo  Bernard mengatakan, dirinya sudah mengetahui soal tingginya kebutuhan porang di pelbagai negara di dunia. Kebutuhan sangat tinggi untuk aneka produk makanan, obat-obatan, kosmetik, dan lain-lain.

“Kita harus tangkap peluang ini. Karena itu, saya mulai gerakan petani untuk tanam porang. Dan, respons bagus dan bertahan terus adalah Bapak Agus Adil dan kelompoknya,” kata Pastor Paroki Wae Kajong, Manggarai ini. *

Penulis : Christo Lawudin

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pesan Penting Uskup Maumere Saat Tahbiskan Tujuh Imam Baru Ordo Karmel
Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital
Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’
Berita ini 470 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:38 WITA

Pesan Penting Uskup Maumere Saat Tahbiskan Tujuh Imam Baru Ordo Karmel

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:46 WITA

Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WITA

Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan

Berita Terbaru

Pembicara dan Petinggi Stipas Kupang pose bersama usai kuliah umum.

Nusa Bunga

Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital

Jumat, 16 Okt 2026 - 07:46 WITA

Opini

Tanah yang Menolak Dibungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WITA