Labuan Bajo Idealnya 6 Traffic Light - FloresPos Net

Labuan Bajo Idealnya 6 Traffic Light

- Jurnalis

Kamis, 25 Juli 2024 - 20:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Idealnya di Labuan Bajo ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT memiliki  traffic light atau lampu lalu lintas. Warga setempat menyebutnya lampu merah.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Mabar, Adrianus Gunawan kepada Florespos.net di Labuan Bajo baru-baru ini.

“Pertimbangannya, meski Labuan Bajo kota kecil, tetapi volume kendaraan ukurnya tinggi. Ditambah lagi, jalan setempat juga pendek-pendek,” ujar Gunawan.

Saat ini, menurut Gunawan, di kota Labuan Bajo baru punya 4 lampu lalu lintas. Ke 4 traffic light itu masing-masing terpasang di persimpangan Bundaran Patung Caci, di perempatan Prundi, di perempatan Langkakabe, dan di perempatan Wae Mata.

Dari 4 lampu lalu lintas dimaksud, kecuali di per empatan Wae Mata mengalami kerusakan, dan masih diupayakan perbaikan, beralih dari tenaga surya/matahari ke energi listrik.

Baca Juga :  Stop Berpikir Jadi PNS, Senator AWK Motivasi Lulusan Fakultas Ekonomi Bisnis Jadi Pelaku Usaha

Sedangkan yang menjadi prioritas untuk bangun baru yakni lampu lalu lintas di per empatan Wae Sambi, dari dan ke Gereja Paroki MBSB, dan di per empatan samping KPU Manggarai Barat, karena intensitas kendaraannya cukup tinggi dan rawan kecelakaan. Namun semuanya berpulang pada ketersediaan anggaran daerah itu, Mabar.

Sedangkan lokasi-lokasi jalan di kota Labuan Bajo yang juga rawan kecelakaan, antara lain di depan Kantor Inspektorat, per tigaan depan Kantor Dinas Pertanian dan  per tigaan depan Kantor Bappeda.

Disamping masyarakat umum, pengguna rutin terbanyak jalan di depan 3 Kantor tersebut adalah pegawai, karena itu kawasan per kantoran pemerintah, komentar Gunawan.

Baca Juga :  Flores Timur Gelar LID Tahun 2024, 17 Inovasi Bersaing Rebut yang Terbaik

Dingatkan kepada pengendara di Kota Labuan Bajo supaya patuh terhadap aturan dan rambu-rambu lalu lintas, termasuk pegawai dan anak sekolah yang mengendarai sendiri kendaraan.

Ditengarai banyak pengendara setempat yang tak perduli aturan dan rambu-rambu kalu lintas.

“Lampu merah saja merah saja diterobosi,” ujar Gunawan.

Pada tempat terpisah, Tino dan Lilis meminta Dinas Perhubungan Mabar supaya di per simpangan Kampung Wae menuju Gereja Paroki MBSB Wae Sambi-Pasar Batu Cermin perlu bangun traffic light/lampu lalu lintas. Juga di persimpangan jalan depan Kantor Dinas Pertanian.

“Kedua tempat itu rawan sekali, lebih-lebih depan Kantor Dinas Pertanian. Di situ sering tabrak,” ujar kedua warga Labuan Bajo tersebut. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Andre Durung

Berita Terkait

182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan
Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar
Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama
Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan
Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III
Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering
Berita ini 175 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 19:47 WITA

182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong

Senin, 28 September 2026 - 13:42 WITA

Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan

Senin, 28 September 2026 - 13:39 WITA

Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20 WITA

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:35 WITA

Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama

Berita Terbaru

Opini

Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi

Senin, 28 Sep 2026 - 16:27 WITA

Opini

Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang

Senin, 28 Sep 2026 - 11:36 WITA