Diduga Satu Bidang Kosong Pembangunan Waduk Mbay-Lambo Sudah Dibayar, BPN Nagekeo Masih Bungkam - FloresPos Net

Diduga Satu Bidang Kosong Pembangunan Waduk Mbay-Lambo Sudah Dibayar, BPN Nagekeo Masih Bungkam

- Jurnalis

Jumat, 22 Maret 2024 - 16:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Dari sekian belasan bidang no name atau bidang kosong (tanpa nama) yang menjadi lahan pembangunan Waduk Mbay-Lambo, terdapat di tiga desa, yakni Ulupu di Kecamatan Nangaroro, Rendu Butowe di Kecamatan Aesesa Selatan dan Labolewa Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), ada satu bidang yang diduga lolos terbayar.

Berdasarkan data yang himpun Florespos.net, Kamis (21/3/2024), menyebutkan, bidang kosong itu terdapat pada Bidang 488 dengan luas lahan 4.817 dengan besar uang ganti rugi Rp. 177.970.000. Di bayar pada Tahap 2 dengan Nomor S-1301/LMAN/2022, tertanggal 6 September 2022.

Baca Juga :  Warga Dua Desa Ancam Blokir Pintu Masuk Proyek Pembangunan Waduk Lambo

Kemudian, data penetapan dari BPN Nagekeo diusul ke BWS PPK tanah dan LMAN yang sudah disetujui dan siap membayar oleh LMAN hanya dua bidang, yaitu Bidang 484 dan Bidang 487. Itu dibayar Tahap 2 dan Tahap 3 tahun 2022.

Namun di tahap berikutnya, yakni di Tahap 2 tahun 2023, muncul lagi nama yang sama dengan Nomor Bidang 488, dengan luas lahan dan uang ganti rugi sama seperti pada Bidang 484 yang sudah dibayarkan sebelumnya.

Terkait hal itu, BPN Nagekeo masih bungkam. Florespos.net pada Kamis (21/3/2024) mencoba menghubungi Kepala BPN Nagekeo Frid Malelak melalui pesan WhatsApp. Namun, Kepala BPN sama sekali tidak merespon.

Baca Juga :  Mempertanyakan Posisi Moral Pater Mill (Catatan Sekenanya Saja untuk Tulisan di Media Luar Jangkauan)

Berdasarkan informasi yang dihimpun Florespos.net, Kepala BPN Nagekeo Frid Malelak hampir 1 bulan masih bertugas di luar daerah.

Untuk diketahui, peta bidang yang no name/bidang kosong terdapat di tiga desa itu diurutkan berdasarkan nomor urut dari total keseluruhan 555 peta bidang dari 557 penerima ganti rugi, terdapat peta no name atau bidang kosong (tanpa nama), yakni pada peta bidang 62, 83, 88, 91, 106, 169, 222, 471, 488, 525 dan 553. *

Penulis: Arkadius Togo I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Grab Salurkan Bantuan Paket Sembako Bagi Pengemudi Ojek Online yang Terdampak Gempa Flores
Fransiskus Sodo Segera Dilantik Jadi Sekda NTT
Smandu Maumere Juara Futsal Piala Gubernur NTT 2026
Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka
Personel Kodim 1603 Sikka Gunakan Truk KDMP Angkut Logistik Bantuan Korban Gempa Flores
TPI Maumere Rusak Berat Akibat Gempa Flores, Pedagang Berjualan Hingga Pintu Masuk
Laporan Bupati Nagekeo ke Presiden Prabowo Semua Baik-baik, Kata Warga Pengungsi ‘Itu Cuma Pencitraan’
Kabasarnas dan Gubernur NTT Cek Kesiapan Posko Pengungsian Korban Gempa di Nagekeo
Berita ini 184 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Grab Salurkan Bantuan Paket Sembako Bagi Pengemudi Ojek Online yang Terdampak Gempa Flores

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:55 WITA

Fransiskus Sodo Segera Dilantik Jadi Sekda NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:34 WITA

Smandu Maumere Juara Futsal Piala Gubernur NTT 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:11 WITA

Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:33 WITA

Personel Kodim 1603 Sikka Gunakan Truk KDMP Angkut Logistik Bantuan Korban Gempa Flores

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Fransiskus Sodo Segera Dilantik Jadi Sekda NTT

Kamis, 27 Agu 2026 - 17:55 WITA

Nusa Bunga

Smandu Maumere Juara Futsal Piala Gubernur NTT 2026

Kamis, 27 Agu 2026 - 16:34 WITA