Keluarga Korban Laka Lantas Lapor Dugaan Penganiayaan Berat di Polres Nagekeo - FloresPos Net

Keluarga Korban Laka Lantas Lapor Dugaan Penganiayaan Berat di Polres Nagekeo

- Jurnalis

Rabu, 20 Desember 2023 - 13:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Keluarga almarhumah Maria Margareta Papu (36), warga Kelurahan Towak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, yang diduga meninggal karena kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) mendatangi Polres Nagekeo pada Rabu (20/12/2023).

Kuasa Hukum Lukas Mbulang yang mendampingi keluarga korban mengatakan, kedatangan mereka untuk melaporkan ada dugaan penganiayaan berat terhadap korban Laka Lantas Maria Margareta Papu yang meninggal pada Kamis (6/12/2023).

“Saya bersama ayah kandung korban almarhumah Maria Margareta Papu atau Mei, hari ini melaporkan dugaan penganiayaan berat di Polres Nagekeo,'” kata Lukas, Rabu (20/12/2023).

Lukas mengatakan, berdasarkan informasi awal yang diperoleh pihak keluarga, Mei meninggal karena Laka Lantas.

Baca Juga :  Pleno PPK Rampung, Esok KPU Nagekeo Gelar Pleno Tingkat Kabupaten

Informasi awal itu menyebutkan, bahwa korban diduga jatuh dari atas motor temannya bernama Fanadiktus Rafael Rena (33), warga asal Watulaja, Desa Lengkosambi, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

Namun dari hasil investigasi dan pengamatan keluarga, kata Lukas, keluarga korban menemukan beberapa kejanggalan.

Kejanggalan itu di antaranya, lokasi kejadian tempat perkara hingga saat ini belum ada kepastian.

Korban dikatakan jatuh dari atas motor, namun yang ditemukan hanya luka robek di kepala, sementara pada tubuh korban seperti kaki dan tangan tidak ditemukan satupun luka lecet.

Baca Juga :  Pangdam Udayana Cicip Ikan Goreng di Posko Warga Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-laki

Selain itu, kata Lukas, keluarga korban mendapatkan ada percakapan singkat yang dikirim diduga pelaku kepada korban mengarah adanya diduga pengancaman.

Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pernata melalui Kasat Lantas Iptu Melky Nenobais mengatakan kasus Laka Lantas itu terus berjalan.

“Sampai saat ini kita masih fokus dan terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi, ” kata Iptu Melky, Selasa (19/12/2023) kemarin.

Kata Iptu Melky, sementara ini barang bukti sudah diamankan dan saat ini teman korban masih mendekap di Sel Polsek Aesesa. *

Penulis: Arkadius Togo I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA