Mencemaskan, Harga Beras di Pasar Inpres Ruteng, Manggarai Merangkak Naik - FloresPos Net

Mencemaskan, Harga Beras di Pasar Inpres Ruteng, Manggarai Merangkak Naik

- Jurnalis

Senin, 11 September 2023 - 18:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Harga beras di Pasar Inpres Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, mulai merangkak naik dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini amat mencemaskan masyarakat.

Harga beras seperti dipantau wartawan, Senin (11/9/2023), menunjukkan sudah naik. Kisarannya paling bawah Rp 13.000/kg hingga Rp 14.000 per kilogram.

Harga beras itu baik dari biasanya Rp 10.000 atau Rp 12.000 per kilogram ke angka yang  berlaku sekarang ini.

Harga diprediksi akan terus naik mengingat sekarang ini bukan musim panen. Padi sawah pada musim gadu belum dipanen juga.

Seorang ibu, Dominika Anim mengatakan, naiknya harga beras sudah dalam hitungan bulan. Keadaan ini jelas mengkhawatirkan mengingat daya beli masyarakat yang terbatas.

Baca Juga :  Selama Tahun 2025, Kopkardios Ruteng Kucurkan Dana Rp 37 Miliar Majukan Usaha Anggota

“Kalau tidak naik lagi tidak apa-apa. Kalau naik terus, ini  bahaya untuk masyarakat yang penghasilannya pas-pasan,” katanya.

Dikatakan, fakta bahwa beras tidak ada lagi yang harganya Rp 11.000 atau Rp 12.000 per kilogramnya. Hal itu berarti harus menyiapkan yang lebih banyak membeli beras sesuai dengan kebutuhan.

Masyarakat, demikian Anim, pasti tidak ingin harga terus naik. Kalau harga naik terus, akan menyulitkan masyarakat untuk membelinya untuk memenuhi kebutuhannya.

Menurutnya, masyarakat meminta ada intervensi beras pemerintah atau Bulog ke pasar agar stok cukup dan harga tidak terus naik. Hanya dengan cara itu, harga bisa ditekan agar tidak naik lagi dari yang sekarang.

Baca Juga :  Mendes Yandri Susanto Dorong Desa Jadi Penyuplai Bahan Baku Program MBG

Sebelumnya, seorang penjual beras, Hanafiah mengatakan, harga beras baik karena belakangan ini pasokkan sudah berkurang jauh dari beberapa bulan lalu.

“Soalnya sekarang ini pada pasokkan beras ke Ruteng ini. Belakangan pasokkan beras ada, tetapi jumlahnya tidak banyak,” katanya.

Pedagang, lanjut Hanafiah, tidak juga memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan. Kenaikkan yang ada masih wajar mengingat stok yang ada tidak sebanyak beberapa bulan lalu. *

Penulis: Chrsto Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok
Lima Jenderal Purnawirawan dan Ibu Yuni dari YSPN Berikan Bantuan ke 3 Gereja di Ende
Lagi, JPIC Ordo Karmel Sisir Pedalaman Flores Distribusikan Aneka Bantuan ke Penyintas Gempa
Perkumpulan Gereja Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Bagi Keluarga Almarhum Charles Londo
Relawan Sahabat JSL Terus Bergerak Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana
Wujud Kepedulian Pascagempa, Putri Pariwisata Indonesia Salurkan Bantuan Sembako dari Butik Levico ke Liselowobora-Ende
Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Bantu Alat Ekonomi Produktif–Dukung Kegiatan Kelompok Dua Desa di Flores Timur
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:05 WITA

Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap

Sabtu, 19 September 2026 - 13:28 WITA

APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok

Jumat, 18 September 2026 - 20:03 WITA

Lima Jenderal Purnawirawan dan Ibu Yuni dari YSPN Berikan Bantuan ke 3 Gereja di Ende

Jumat, 18 September 2026 - 18:30 WITA

Lagi, JPIC Ordo Karmel Sisir Pedalaman Flores Distribusikan Aneka Bantuan ke Penyintas Gempa

Jumat, 18 September 2026 - 16:06 WITA

Perkumpulan Gereja Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Bagi Keluarga Almarhum Charles Londo

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Merajut Asa di Atas Puing

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:05 WITA