Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar - FloresPos Net - Page 2

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar

- Jurnalis

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Paripurna Kedua dengan Agenda Pidato Pengantar Nota Keuangan atas Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Flores Timur Tahun Anggaran 2026 di DPRD Flores Timur, Senin (21/9/2026).

Suasana Rapat Paripurna Kedua dengan Agenda Pidato Pengantar Nota Keuangan atas Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Flores Timur Tahun Anggaran 2026 di DPRD Flores Timur, Senin (21/9/2026).

Sementara Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan, target pada APBD Murni sebesar Rp 3.845.122.715,00. Tidak mengalami perubahan pada Perubahan APBD Tahun 2026.

Lain-lain PAD Yang Sah, pada APBD Murni ditargetkan sebesar Rp 28.405.900.000,00. Pada Perubahan APBD 2026 mengalami peningkatan sebesar Rp 6.934.463.842,00, sehingga menjadi Rp 35.340.363.842,00.

“Perubahan target pendapatan bersumber dari peningkatan pendapatan BLUD RSUD dan beberapa sumber pendapatan yang tidak direncanakan sebelumnya,” kata Bupati Anton Doni.

Baca Juga :  Gunung Lewotobi Terus Meletus, Bukan Hanya Semburkan Abu Vulkanik Tebal Tapi Juga Pasir

Fraksi-fraksi DPRD Flores Timur dalam pemandangan fraksi atas Pengantar Nota Keuangan atas Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Flores Timur Tahun Anggaran 2026 di DPRD Flores Timur, Rabu (22/9/2026), meminta Pemkab lebih kreatif dan inovatif mengelola potensi daerah agar target PAD dapat tercapai.

Berdasarkan rancangan itu, kenaikan target PAD pada APBD Perubahan Tahun 2026 itu justru lebih besar berharap pendapatan yang bersumber dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hendrik Fernandez.

Baca Juga :  Gunung Lewotobi Meletus Dahsyat, 5 Korban Dimakamkan Satu Liang Lahat, Puluhan Rumah Rusak Berat

Padahal, ada sedikitnya 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu PAD. Adapun 12 OPD dimaksud, yakni Dinas PUPR, Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup.

Badan Pendapatan Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, dan Dinas Koperasi UMKM. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama
Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan
Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III
Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering
Pendampingan Psikososial dan Bahan Bacaan Bagi Murid SDI Butata Nagekeo, Kerja Bareng Yaspora NTT dan PKBM Bintang Floresta
Wabup Ngada Terima Bantuan Rp1,2 Miliar dari Kemenko Pangan 
Tim Psikososial Kevikepan Bajawa Dampingi Anak dan Remaja Terdampak Gempa
Kehilangan Kendali, Minibus Masuk Jurang, Satu Penumpang Meninggal Dunia
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20 WITA

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:35 WITA

Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama

Sabtu, 26 September 2026 - 18:30 WITA

Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan

Sabtu, 26 September 2026 - 16:21 WITA

Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering

Sabtu, 26 September 2026 - 16:03 WITA

Pendampingan Psikososial dan Bahan Bacaan Bagi Murid SDI Butata Nagekeo, Kerja Bareng Yaspora NTT dan PKBM Bintang Floresta

Berita Terbaru

Opini

Doxing, Luka Psikologis, dan Krisis Empati di Ruang Digital

Minggu, 27 Sep 2026 - 12:58 WITA