“Bantuan yang diserahkan kepada Keuskupan Agung Ende merupakan donasi sukarela dari seluruh anggota Polda NTT. Kepolisian berharap uluran tangan ini dapat mempercepat proses renovasi gereja-gereja yang rusak akibat guncangan gempa, sehingga aktivitas keagamaan masyarakat di tujuh kabupaten terdampak di Pulau Flores bisa segera kembali normal.” Ucapnya.
Selain menyerahkan bantuan, Kapolda NTT mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan informasi jika masih ada wilayah yang terisolasi atau belum tersentuh bantuan pascagempa. Polda NTT berkomitmen untuk bergerak cepat dan mengerahkan segala sumber daya demi memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan yang dibutuhkan.
Sementara itu Uskup Agung Ende menyampaikan apresiasi yang mendalam serta ucapan terima kasih yang setinggi-tinggi atas perhatian dan aksi cepat Kapolda NTT beserta jajaran dalam membantu penanganan bencana gempa bumi yang melanda wilayah Kabupaten Ende.
Kunjungan langsung Kapolda NTT ke sejumlah lokasi terdampak bencana, termasuk peninjauan di hari kedua ke salah satu gereja yang mengalami kerusakan berat di wilayah Ndona, memberikan dukungan moral dan semangat tersendiri bagi Keuskupan Agung Ende dan seluruh umat.
Keuskupan Agung Ende telah membentuk Posko Keuskupan untuk mengoordinasikan penanganan para korban bencana. Kehadiran jajaran kepolisian beserta bantuan pembersihan tempat ibadah yang rusak sangat dirasakan manfaatnya secara nyata.Ujarnya.
”Kami sangat mengapresiasi dan bersyukur atas kunjungan serta bantuan dari Bapak Kapolda NTT dan seluruh personel Polda NTT. Dukungan ini membuat kami tidak merasa berjalan sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit ini,” ungkap Uskup Agung Ende.
Aksi sigap personel Kepolisian yang terjun langsung membantu membersihkan puing-puing bangunan di sejilid gereja dan kapela yang mengalami kerusakan dinilai sangat membantu percepatan pemulihan kondisi sarana peribadatan.
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










