Pemerintah Dorong Semangat Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Manggarai Barat

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) NTT mendorong para pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) setemat segera menjalankan bisnis tanpa harus modal besar. Harus semangat.

Theresia P. Asmon, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan UKM (Nakertranskop UKM) Mabar mengatakan itu kepada Florespos.net, di Labuan Bajo baru-baru ini.

Kata Kadis yang disapa Nei itu, beberapa waktu lalu, dalam pelatihan pengurus KDMP tingkat Mabar, pihaknya mendorong terkait ini.

“Jadi apa yang kita bisa kerjakan,  ya kita lakukan sendiri. Karena kebijakan-kebijakan untuk yang lain kan menunggu kebijakan Pemerintah,” katanya.

Pekerjaan yang bisa dilakukan sendiri itu, ungkap dia, seperti misalnya bisa mengelola modal anggota. Itu disepakati dengan anggota. Bisnis apa Yang bisa segera jalan sambil bermitra dengan BMUN terdekat, yang bersedia memfasilitasi bisnisnya.

Lanjutnya, pembangunan gerai KDMP skema top down, artinya kewenangan dari atas melalui salah satu PT (Perseroan Terbatas). Tim lapangannya bermitra dengan TNI.

Pemkab Mabar khususnya, dalam hal ini Dinas Nakertranskop UKM, lebih ke tata kelolanya, kata Nei.

Baca Juga :  Festival Pesona Kebangsaan 2024: Napak Tilas Lahirnya Pancasila

Menurutnya, di Mabar, kondisi update minggu lalu dan hasil koordinasi pihaknya dengan tim TNI, bahwa yng telah dibangun 26 gerai, yang lainnya sedang berproses pembangunan.

Kemudian, dari data Dinas Nakertranskop UKM, katanya lagi, hingga kini ada 22 desa di Mabar yang menginformasikan lahan desa tidak tersedia.

Berarti 169 desa/kelurahan di Mabar baru 26 gerai sudah dibangun. Ke 26 gerai itu bangun di tanah desa. Juga ada yang bangun di tanah Pemda. Yang lain masih disurvey PT yang bersangkutan.

“Kita juga masih menunggu kira-kira mungkin ada skema lain bagi desa kelurahan yang lahannya tidak tersedia,” kata Kadis Nei.

Masih Kadis Nei, di Mabar sepertinya ada desa yang susah dijangkau. Ada pula yang lahannya tersedia tetapi akses jalan masuknya susah. Dinas Nakertranskop UKM masih menunggu arahan kebijakan lanjutannya terkait hal ini.

Atas hal itu, di Mabar mungkin pembangunan gerai belum semua dalam waktu yang cepat. Tapi untuk bisnis bisa langsung dijalankan.

Baca Juga :  Sepuluh Pemain Perse Akui Keunggulan Persesba

Bisnis, kata Kadis Nei, tidak harus ada tempatnya (gerai) dulu. Mulai dari bisnis-bisnis kecil. Bahkan kita sudah mendiskusikan tipe bisnis yang bisa jalan tanpa harus menunggu modal besar.

Bermitralah dengan beberapa BUMN seperti PT POS. Juga dengan Bulug untuk bahan-bahan pangan. Beberapa BUMN itu siap memfasilitasi tanpa harus dengan modal yang besar. BUMN-BUMN itu bisa menjadi mitra KDMP.

Sekarang sangat tergantung semangat para pengurus. Kunci disitu. Juga dukungan dari  pemerintah desa. Karena sepertinya spirit koperasi Desa Merah Putih, bahwa selain ada bantuan pemerintah,juga harus ada modal anggota itu sendiri. Dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota. Prinsip koperasi itu harus.

Sehingga dalam pelatihan para pengurus KDMP tingkat Mabar, Dinas Nakertranskop UKM mendorong untuk mulai menggerakkan roda bisnisnya.

“Sambil menanti pinjaman yang bermitra dengan beberapa BUMN, kita mesti memulainya walau dengn modal kecil sendiri. Dengan BUMDes sebagai mitra saja, tambah Kadis Nei. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

FGK Maria Assumpta Keuskupan Labuan Bajo Masuk Festival Unggulan TOP Ten 2026 di Indonesia
Sudah Dibangun 26 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat
Luapan Air Kali Dua Desa Terong Rusak Kebun Warga–Rumah di Pemukiman Pernah Terdampak
Longsor di Manggarai Timur 3 Korban Meninggal Dunia
Silaturahmi dengan Wartawan, Kapolres Tegaskan Tuntaskan Tunggakan Kasus
Waspada Cuaca Ekstrem, Pemkab Nagekeo Siapkan Langkah Antisipasi Bencana
Konsisten Dorong Kemajuan Ekonomi Desa, BRI Raih Penghargaan pada Puncak Hari Desa Nasional 2026
Realisasi RKPD Kabupaten Sikka Tahun 2025 Sebesar 93 Persen
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:15 WITA

FGK Maria Assumpta Keuskupan Labuan Bajo Masuk Festival Unggulan TOP Ten 2026 di Indonesia

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:35 WITA

Pemerintah Dorong Semangat Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Manggarai Barat

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:23 WITA

Sudah Dibangun 26 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:21 WITA

Luapan Air Kali Dua Desa Terong Rusak Kebun Warga–Rumah di Pemukiman Pernah Terdampak

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:07 WITA

Silaturahmi dengan Wartawan, Kapolres Tegaskan Tuntaskan Tunggakan Kasus

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Arsip Statis dan Memori Kolektif

Sabtu, 24 Jan 2026 - 09:38 WITA