Banjir Bandang Terjang Mauponggo, 4 Orang Meninggal - FloresPos Net

Banjir Bandang Terjang Mauponggo, 4 Orang Meninggal

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 14:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Banjir bandang melanda Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, pada Senin (8/9/2025), setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut selama 20 jam.

Banjir ini menyebabkan luapan air dari beberapa sungai, termasuk Kali Maumbena, Kali Aesemi, Kali Lowo Koke, dan Kali Teo Dhea, yang membanjiri beberapa desa.

Data di himpun Florespos.net, Selasa (9/9/2025) siang, banjir bandang ini berdampak pada beberapa desa, antara lain Desa Lokalaba, Desa Aewoe, Desa Wolokisa Selatan dan Desa Sawu.

Baca Juga :  Resep Susu Kedelai Jahe, Tambah Serai dan Daun Pandan agar Wangi

Korban Jiwa dan Kerugian

Banjir bandang ini menyebabkan 4 orang meninggal. Selain itu, terdapat juga kerugian materil, termasuk 4 unit rumah terbawa arus banjir.

Upaya penanganan bencana telah dilakukan, termasuk evakuasi warga masyarakat yang terdampak ke tempat yang aman, pencarian warga yang masih hilang terbawa banjir dan koordinasi dengan pemerintah setempat dan BPBD untuk menangani bencana.

Baca Juga :  Satpol PP Ende Tempatkan Anggota di Pasar, Eman Taji: Masih Ada Pedagang yang Main "Kucing- kucingan"

Dampak Lainnya

Banjir bandang ini juga menyebabkan beberapa dampak lainnya, termasuk listrik PLN terputus, jaringan telekomunikasi terputus, jembatan penghubung wilayah putus total, jalan aspal lintas Mauponggo arah Maumbawa rusak.

Informasi diperoleh Florespos.net, saat ini, jalur transportasi dari dan luar Kecamatan Mauponggo tidak bisa diakses karena banyaknya jembatan yang putus dan tanah longsor. Upaya pencarian korban masih terus dilakukan. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 208 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA