Banjir Bandang Mauponggo Nagekeo, Ini Data Korban Meninggal dan Belum Ditemukan - FloresPos Net

Banjir Bandang Mauponggo Nagekeo, Ini Data Korban Meninggal dan Belum Ditemukan

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 22:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Banjir bandang melanda Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terjadi pada Selasa (9/9/2025) dini hari mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan empat lainnya masih dalam pencarian oleh Tim Gabungan.

Pencarian ini dimulai sejak Senin malam pukul 23.00 WITA hingga Selasa dini hari pukul 02.00 WITA. Tim SAR gabungan bersama warga masyarakat Kecamatan Mauponggo melakukan upaya evakuasi terhadap korban hilang.

Hingga Selasa (9/9/2025) malam, masyarakat, TNI/Polri dan Tim Gabungan lainnya masih melakukan pencarian korban banjir bandang dan tanah longsor di wilayah tersebut.

Berdasarkan data sementara dari hasil pencarian, ditemukan 4 orang korban yang terjebak banjir di dalam pondok di Mala Ledho atas nama Eligius Sopi.

Baca Juga :  Tiga Balon Bupati dan 1 Balon Wabup Flores Timur Bakal Bertarung di Uji Kelayakan dan Kepatutan di DPW Partai Demokrat

Setelah dievakuasi, ditemukan 1 orang selamat yang merupakan saudara kandung dari korban meninggal Eligius Sopi. Sementara 3 orang lainnya meninggal dunia, yaitu Eligius Sopi Bela (31 tahun), Fance (1,1 tahun) dan Inan Nua (50 tahun)

Sedangkan korban yang belum ditemukan atau masih dalam pencarian, yakni Mariano Tombusa Jago (29 tahun), Arkiles Jago (1,2 tahun), Estin Co’o (45 tahun), Anaknya Estin Co’o (2 tahun).

Korban yang selamat dan dalam perawatan di rumah sakit daerah, yakni Ermelidis Co’o (36 tahun).

Baca Juga :  Wakapolres Nagekeo Tutup Pelatihan Satpam Gada Pratama, Tekankan Profesionalisme dan Koordinasi

Pantauan Florespos.net, Selasa (9/9/2025) malam, tiga korban meninggal dunia disemayamkan di rumah korban, di Dusun 1, Desa Sawu. Isak tangis tak tertahankan dari ayah dan isteri serta keluarga korban di depan ketiga jenasah korban yang diletakkan di pelataran rumah korban.

Tiga korban yang masih satu keluarga, ayah, anak dan mertuanya ditemukan tak bernyawa dalam rumah yang hanyut terbawa banjir.

Rumah korban berjarak sekitar 150 meter dari bantaran sungai membuat luapan banjir yang disertai material menghantam rumah korban hingga hanyut.

Beruntung rumah korban masih tertahan pada sebatang pohon  hingga warga bisa mengangkat jenasah korban. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ketangkap Basah, 2 Terduga Pencuri Kambing di Aeramo Diamankan Polres Nagekeo
Pemerintah Diminta Akui Hak Rakyat Atas HPL, HT, dan Cagar Alam Wae Wuul
Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Berita ini 409 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:55 WITA

Ketangkap Basah, 2 Terduga Pencuri Kambing di Aeramo Diamankan Polres Nagekeo

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WITA

Pemerintah Diminta Akui Hak Rakyat Atas HPL, HT, dan Cagar Alam Wae Wuul

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Berita Terbaru

Opini

Pelindung Pers Katolik: Suara Kebenaran Santo Titus Brandsma

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:17 WITA