Tolak Pemecatan Kompol Cosmas, William Yani Wea Pertegas 5 Poin Sikap Komunitas JKKP - FloresPos Net

Tolak Pemecatan Kompol Cosmas, William Yani Wea Pertegas 5 Poin Sikap Komunitas JKKP

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 07:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

William Yani Wea

William Yani Wea

JAKARTA, FLORESPOS.net– Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Keadilan dan Kebijakan Publik (JKKP) yang juga merupakan Ketua Umum Serikat Pekerja Informal, Migran dan Pekerja Profesional Indonesia (SP IMPPI), William Yani Wea, menolak pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Kompol Cosmas Kaju Gae.

Dalam Rilis yang diterima Florespos.net, Minggu (7/9/2025) Wiliam menyebutkan, hal ini beralasan menyusul pertimbangan tentang keadilan, profesionalisme dan perlindungan aparat yang mengabdi.

“Kami, keluarga besar masyarakat sipil, komunitas pendukung aparat penegak hukum, serta berbagai elemen organisasi sosial, menyatakan sikap solidaritas dan dukungan penuh kepada Kompol Cosmas, seorang anggota Korps Brimob Polri yang saat ini tengah menghadapi sorotan publik dan proses pemeriksaan internal,” ujar William Yani Wea yang selama ini dikenal luas sebagai pengamat kebijakan publik.

William mengaku mengenal baik pribadi Kompol Cosmas. Kompol Cosmas dikenal luas sebagai perwira yang berintegritas, berdedikasi tinggi, serta selalu menempatkan tugas dan tanggung jawab di atas kepentingan pribadi.

Baca Juga :  Pilkada Nagekeo, Paslon Idola Unggul Sementara

“Dalam setiap pengabdian, beliau menegakkan prinsip profesionalisme, disiplin, dan loyalitas demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” imbuh William yang saat ini sedang pendidikan doktoral di IPDN.

Kendati demikian, William menambahkan, situasi yang dihadapi saat ini berpotensi menimbulkan persepsi yang tidak seimbang di mata publik.

“Kami menilai bahwa Kompol Cosmas layak mendapat perlindungan hukum, keadilan prosedural, serta penghormatan terhadap asas praduga tak bersalah. Setiap aparat yang berjuang di garis depan harus diperlakukan dengan adil, transparan, dan proporsional, tanpa tekanan politik maupun opini sepihak,” ujar William.

Pada prinsipnya, William bersama keluarga besar masyarakat sipil, komunitas pendukung aparat penegak hukum, serta berbagai elemen organisasi sosial, menyatakan sikap solidaritas dan mendukungan penuh Kompol Cosmas, dengan menekankan 5 Poin Sikap:

Baca Juga :  Rumah Rusak Diterjang Angin Punting Beliung, Penjabat Bupati Flores Timur: Bisa Intervensi DD dan APBD

(1.) Mendukung penuh Kompol Cosmas dalam menjalani proses hukum dan internal secara jujur, adil, dan transparan.

(2.) Menolak kriminalisasi aparat yang bekerja sesuai prosedur, tanpa bukti kuat dan sah. Hukuman PTDH terlalu berat .

(3.) Mengajak masyarakat luas untuk menjaga objektivitas serta tidak mudah terprovokasi informasi yang tidak terverifikasi.

(4.) Mendorong pimpinan Polri agar memberikan perlindungan dan pendampingan hukum yang layak bagi Kompol Cosmas.

(5.) Memastikan penghargaan terhadap pengabdian aparat yang telah lama berjasa bagi bangsa dan negara.

William mengungkapkan, Gerakan Save Kompol Cosmas Brimob lahir sebagai bentuk solidaritas masyarakat terhadap aparat yang bekerja dengan sepenuh hati.

“Kami percaya bahwa dengan dukungan publik, transparansi, dan keberanian menegakkan kebenaran, keadilan akan berpihak pada yang benar. Kami berdiri bersama Kompol Cosmas. demi Indonesia yang berkeadilan,” ujar aktivis buruh dan migran ini.*

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Launching Program Implementasi Integrasi Layanan Primer di Desa Sejahtera Astra untuk Desa Tebuk dan Bloro di Sikka
Kadis Nakertrans Sikka Lepas Dua Calon PMI Rekrutan PT.Esdema Mandiri Tekankan Pentingnya Jalur Prosedural
Harga Beras di Manggarai Barat Stabil, Harga Kacang-Kacangan Naik
Sepekan Operasi Patuh Turangga, Lantas Polres Ende Jaring Puluhan Pengendara Tidak Pakai Helm
Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler
Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror
Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’
Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Berita ini 221 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 20:32 WITA

Launching Program Implementasi Integrasi Layanan Primer di Desa Sejahtera Astra untuk Desa Tebuk dan Bloro di Sikka

Senin, 2 November 2026 - 19:41 WITA

Kadis Nakertrans Sikka Lepas Dua Calon PMI Rekrutan PT.Esdema Mandiri Tekankan Pentingnya Jalur Prosedural

Senin, 2 November 2026 - 19:21 WITA

Harga Beras di Manggarai Barat Stabil, Harga Kacang-Kacangan Naik

Senin, 2 November 2026 - 17:16 WITA

Sepekan Operasi Patuh Turangga, Lantas Polres Ende Jaring Puluhan Pengendara Tidak Pakai Helm

Minggu, 1 November 2026 - 20:02 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler

Berita Terbaru