Mosalaki Kombandaru Ende Katakan Geothermal Tidak Cocok di Wilayahnya - FloresPos Net

Mosalaki Kombandaru Ende Katakan Geothermal Tidak Cocok di Wilayahnya

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Tokoh adat (mosalaki) Kombandaru dan masyarakat adat setempat hingga kini masih berkomitmen menolak rencana pembangunan atau proyek panas bumi (Geothermal) di kawasan air Panas Kombandaru yang terletak di Desa Ria Raja, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende.

Diketahui kawasan air panas tersebut masuk dalam satu titik rencana proyek Geothermal di Kabupaten Ende, Provinsi NTT.

Mosalaki Kombandaru, Damianus Roru mengatakan dirinya sudah menegaskan sejak awal bahwa masyarakat adat bersama gereja menolak pembangunan Geothermal di wilayah itu.

“Saya punya sikap yang sama dan masih komitmen dengan sikap saya menolak Geothermal di wilayah Kombandaru,” kata Damianus Roru kepada Florespos.net, Kamis (21/8/2025).

Damianus mengatakan dirinya sebagai tokoh adat atau pemangku adat di wilayah ini tetap berkomitmen menentang dan menolak pembangunan tersebut.

Baca Juga :  Perse Ende U-17 Ikut Soeratin Cup di Bajawa, Askab Tunjuk Wabup Erik sebagai Manejer

“Pemerintah dan pihak – pihak terkait jangan sesekali datang menggoda kami. Saya punya sikap tetap sama, menolak”.

Damianus mengatakan alasan mendasar ia menolak pembangunan Geothermal karena wilayah itu adalah daerah pertanian yang menjadi sandaran hidup masyarakat adat setempat.

“Wilayah itu daerah pertanian jadi Geothermal tidak cocok untuk kami. Masyarakat di sini hidup dari pertanian dan hasil kebun bukan hasil lain;” katanya.

Ia mengusulkan dan mengharapkan kepada pemerintah agar kawasan itu dikembangkan menjadi kawasan pariwisata yang bisa berdampak bagi masyarakat setempat.

“Kami sudah bahas di desa bahwa itu akan dikembangkan jadi kawasan pariwisata. Kalau pemerintah mau kembangkan potensi air panas ini maka sarankan pengembangan ke sektor pariwisata saja,” katanya.

Baca Juga :  BEM Uniflor Deklarasi Tolak Anarkisme dan Provokasi

Mosalaki Kombandaru juga mengatakan bahwa sejauh ini belum ada pihak-pihak terkait baik pemerintah maupun pihak lainnya yang berhubungan dengan rencana pembangunan tersebut datang bertemu dengannya.

“Saya tahu informasi ini dari gereja, tidak pihak lain yang datang ke kami untuk sampaikan atau semacam menjelaskan tentang pembangunan ini;” katanya.

Penelusuran Florespos.net, di wilayah itu beberapa warga mengakui belum mendapatkan penjelasan detail terkait dengan rencana pembangunan tersebut baik dari dampak positif maupun negatif.

Beberapa warga berharap pemerintah dan pihak terkait lainnya mesti turun ke masyarakat memberikan penjelasan agar lebih dipahami masyarakat.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen
182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan
Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar
Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama
Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan
Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III
Berita ini 752 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:57 WITA

Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen

Senin, 28 September 2026 - 19:47 WITA

182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong

Senin, 28 September 2026 - 13:42 WITA

Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan

Senin, 28 September 2026 - 13:39 WITA

Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20 WITA

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen

Selasa, 29 Sep 2026 - 12:57 WITA

Opini

Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi

Senin, 28 Sep 2026 - 16:27 WITA