Prihatin, Puluhan Pelajar Asal Lingko Lolok Manggarai Timur Jalan Kaki Lewati Jalan Rusak Parah - FloresPos Net

Prihatin, Puluhan Pelajar Asal Lingko Lolok Manggarai Timur Jalan Kaki Lewati Jalan Rusak Parah

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 18:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Kondisi memprihatinkan dirasakan puluhan pelajar asal Lingko Lolok, Desa Satarpunda, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Para pelajar ini berjalanan kaki melewati ruas jalan yang rusak parah, bahkan pendakian yang menantang.

Kondisi keprihatinan tersebut diungkap Pastor Paroki Santa Maria Ratu Rosario Reo, Reveredus Dominus (RD) Mansuetus Hariman, Senin (28/7/2025) saat menyaksikan puluhan pelajar SD, dan SMP asal Lingko Lolok yang setiap hari pergi pulang (PP) dari Lingko Lolok ke beberapa sekolah di Satarteu atau sekitar 2 kilometer lebih melewati ruas jalan yang rusak parah, bahkan pendakian yang menantang.

Para pelajar tersebut susah mengakses transportasi lewat kendaraan roda dua atau sepeda motor karena kondisi jalan yang rusak parah.

Wartawan Florespos.net, bersama Frater Ano yang ikut bersama Pastor Paroki Reo RD. Mansuetus Hariman menjalankan tugas pastoral di Gereja Santo Petrus Stasi Lingko Lolok, juga turut menyaksikan ada belasan pelajar SD berjalan kaki dari pertigaan ruas jalan Reo-Dampek menuju Lingko Lolok sekitar pukul 10.00 Wita dengan susah payah melewati tanjakan dalam kondisi jalan rusak parah.

Kendaraan roda empat yang kami tumpangi yang dikendarai Romo Mansu saat melewati ruas jalan itu juga beberapa kali terhenti dan mencari alternatif titik jalan yang bisa dilewati dalam kondisi jalan rusak.

Baca Juga :  Romo Rofinus Neto Wuli Akan Dilantik Sebagai Pengurus Pusat IKAL Lemhannas RI

Meski kondisi jalan rusak, Romo Mansuetus Hariman sempat menyalami para siswa dan memberi motivasi kepada mereka untuk tetap semangat dalam mengikuti proses KBM meski melewati ruas jalan yang rusak.

Kondisi jalan ini memang rusak parah. Tetapi kamu harus tetap semangat untuk pergi ke sekolah, pesan Romo Mansu seraya membagikan bombon/manisan kepada siswa SD.

Sepulang dari pelayanan sakramen perkawinan di Gereja Stasi Lingko Lolok sekitar pukul 14.00 Wita, Romo Mansuetus Hariman juga menyaksikan sejumlah siswa SMP yang juga berada dalam keletihan saat berjuang melewati ruas jalan dari Satarteu menuju Lingko Lolok.

Bahkan ada beberapa siswa sempat terduduk di jalan karena mengalami keletihan akibat terik matahari dan kondisi jalan yang rusak.

Melihat situasi siswa yang keletihan setelah melewati tanjakan jalan dalam kondisi rusak itu, Romo menghentikan mobilnya dan berdialog dengan para siswa.

Romo Mansu berkali-kali juga memotivasi siswa untuk tetap semangat ke sekolah meskipun kondisi jalan rusak parah. “Kamu tetap rajin ke sekolah meskipun kondisi jalan ini rusak. Tetap semangat,” pinta Romo Mansu seraya membagikan bombon kepada para siswa.

Tidak Berani Bawa Motor ke Lingko Lolok

Sebagaimana disaksikan Florespos.net, beberapa pengendara asal Satarteu yang hendak menghadiri misa pemberkatan nikah di Gereja Stasi Lingko Lolok di antaranya pensiunan Guru Klemens Mon tidak berani mengendarai sepeda motor milik.

Baca Juga :  Enam Bulan Lamanya, Irigasi Wae Laku Manggarai Timur Tersumbat Batu Besar

Klemens Mon memutuskan untuk memarkir kendaraan roda dua miliknya di pertigaan jalan menuju Lingko Lolok. “Saya tidak berani mengendarai sepeda motor dalam kondisi jalan yang menanjak dan rusak parah ini,” kata Klemens Mon.

Klemens mengakui ada banyak pengendara mengalami kecelakaan atau kendaraannya rusak kalau dipaksakan untuk melewati ruas jalan yang rusak parah itu. “Ruas jalan menuju Lingko Lolok ini sangat berisiko,” kata Klemens.

Minta Perhatian Pemkab Matim

Pastor Paroki Reo Romo Mansuetus Hariman dalam dalam tiga tahun terakhir bertugas di Paroki Reo termasuk melayani umat Katolik di Stasi Lingko Lolok meminta Pemkab Manggarai Timur untuk memperbaiki kondisi ruas jalan sepanjang 2 km lebih menuju Lingko Lolok.

“Saya minta agar Pemkab Matim segera memperbaiki ruas jalan yang rusak parah ini. Apalagi jalan ini menjadi alternatif satu-satu bagi puluhan siswa yang hendak mengikuti KBM di Satarteu atau di Reo,” kata Romo Mansu.

Permintaan serupa disampaikan Ketua Stasi Santo Petrus Lingko Lolok Klemens Saldin. “Kami di Lingko Lolok meminta Pemkab Manggarai Timur memperbaiki jalan menuju Lingko Lolok ini,” pinta Klemens. *

Penulis : Wall Abulat

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kabasarnas dan Gubernur NTT Cek Kesiapan Posko Pengungsian Korban Gempa di Nagekeo
Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Capai 103 Orang, 7.492 Gempa Susulan
IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores Membantu Masyarakat Pedalaman Ngada yang Belum Tersentuh
Di Hadapan Presiden Prabowo, Bupati Nagekeo Soroti Sukses MBG Tapi Minim Bahas Pelajar Korban Gempa
Astra Group Salurkan Bantuan Bagi Desa Gera, Panti Dhymphma dan Panti Lansia CIJ
Astra Group Salurkan 30 Paket Sembako Bagi Wartawan di Sikka
ADPRD Nagekeo Elias Cima: Pendataan Rumah Rusak Gempa Harus Akurat dan Transparan, Jangan Asal Foto
Perdana Injak Kaki di Tanah Nagekeo untuk Bantu Korban Gempa–Terima Kasih Presiden Prabowo
Berita ini 268 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Kabasarnas dan Gubernur NTT Cek Kesiapan Posko Pengungsian Korban Gempa di Nagekeo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:24 WITA

Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Capai 103 Orang, 7.492 Gempa Susulan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:12 WITA

IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores Membantu Masyarakat Pedalaman Ngada yang Belum Tersentuh

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Di Hadapan Presiden Prabowo, Bupati Nagekeo Soroti Sukses MBG Tapi Minim Bahas Pelajar Korban Gempa

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:27 WITA

Astra Group Salurkan Bantuan Bagi Desa Gera, Panti Dhymphma dan Panti Lansia CIJ

Berita Terbaru