Penghijauan di Kawasan Gunung Ile Boleng, Wakil Bupati Flotim: Investasi Ekologi Jangka Panjang

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025 - 21:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran (paling kanan) menanam anakan mahoni di kawasan hutan lindung Gunung Ile Boleng, Kecamatan Ile Boleng, Selasa (11/3/2025). (FOTO: WENTHO ELIANDO)

Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran (paling kanan) menanam anakan mahoni di kawasan hutan lindung Gunung Ile Boleng, Kecamatan Ile Boleng, Selasa (11/3/2025). (FOTO: WENTHO ELIANDO)

ADONARA, FLORESPOS.net-Komunitas Pelita (Pencinta Linkungan Alam) berbasis di Kecamatan Ile Boleng, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan aksi peduli lingkungan alam di kawasan hutan Gunung Ile Boleng, Selasa (11/3/2025).

Mereka menanam ribuan anakan berbagai jenis tanaman pelindung di kawasan hutan lindungan tersebut.

“Aksi ini murni dari kesadaran kami sebagai orang muda. Kami melihat kondisi hutan sudah mulai gundul akibat penebangan liar dan kebakaran,” kata Koordinator Komunitas Pelita Ile Boleng, Andreas Herkules Bapa Boleng, di Desa Helanlangowuyo, Selasa (11/3/2025).

Dalam aksi itu hadir dan ikut menanam anakan tanaman, Wakil Bupati Flores Timur (Wabup Flotim) Ignasius Boli Uran. Dari Kota Larantuka, Wabup Ignas Uran didampingi Anggota DPRD Flores Timur, Basri Kabesa Raya.

Aksi peduli lingkungan alam Komunitas Pelita yang didalamnya merupakan orang muda dari desa-desa di Kecamatan Ile Boleng itu bekerjasama dengan UPT KPH NTT wilayah Kabupaten Flores Timur, organisasi kepemudaan se-Kecamatan Ile Boleng, Kodim 1624 Flores Timur dan Koramil Adonara.

Baca Juga :  Cinta Vs Kentut Sosial

“Kami kerjasama dengan KPH Kabupaten Flores Timur, Kodim 1624 dan seluruh organisasi kepemudaan di Ile Boleng. Aksi ini juga melibatkan semua organisasi kepemudaan Kecamatan Ile Boleng, pihak kecamatan, pemerintahan desa di wilayah Kecamatan Ile Boleng,” kata Andreas.

Andreas menyebutkan dalam aksi itu, Komunitas Pelita Ile Boleng, UPT KPH, personil Kodim 1624, Koramil, organisasi kepemudaan, Polsek, pihak kecamatan, pemerintahan desa yang berjumlah sekitar 80-an orang menanam anakan mahoni, flamboyan, stek beringin, asam, mangga, dan jambu mente.

“Mahoni diberikan oleh KPH Flores Timur sebanyak 1.600 anakan, dan lainnya seperti anakan flamboyan, stek beringin, asam, mangga dan jambu mente, kami dapat dari hasil swadaya sendiri,” katanya.

Baca Juga :  Pelaksana Proyek Pengelolaan Pendidikan SDN Lamawai Mengaku Sudah Pasang Papan Nama

Pada kesempatan aksi tersebut, kata Andreas, mereka menanam 1.000 anakan mahoni, 200 anakan flamboyan, dan 100 stek beringin di kawasan hutan lindung Gunung Ile Boleng.

Sisanya, Komunitas Pelita Ile Boleng bersama para pihak yang sama akan menanamnya di pesisir Lamahelan hingga Desa Boleng.

“Untuk hari ini kami tanaman 1.000 anakan mahoni, 200 anakan Flamboyan, 100 stek beringin. Dan besok sampai Sabtu, kami tanam sisanya sekitar 600-an anakan, di wilayah pesisir Lamahelan sampai Desa Boleng,” katanya.

Investasi Ekologi

Sementara Wakil Bupati Ignas Boli Uran dalam dialog singkat bersama Koordinator Komunitas Pelita Ile Boleng menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komunitas Pelita, orang muda se-Kecamatan Ile Boleng, UPT KPH Flores Timur, Kecamatan, dan desa-desa yang terlibat dalam aksi peduli lingkungan alam kawasan hutan lindung Gunung Ile Boleng.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Dugaan Pengancaman dan Pencemaran Nama Baik Tokoh Agama, 7 Warga Nangahale Ditetapkan Tersangka
Prediksi BMKG Provinsi NTT Memiliki Intensitas Hujan Sangat Lebat pada 13-14 Desember 2025
Wabup Paparkan Lima Intervensi Kebijakan Pemda Sikka Terkait HKI dan Sampaikan Apresiasi
Pemerintah dan BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN
Ombudsman NTT Tegaskan–Pasien JKN Tidak Boleh Jadi Korban
Ombudsman NTT Tekankan Pentingnya Keterbukaan Kantor Imigrasi
ASN di Sikka Dilarang Berbelanja di Pasar Ilegal–‘Kita Mulai dari Diri Kita, Aparat Pemerintah’
Pemda Sikka Tata Pasar Alok, Aktifitas Pasar Bisa Sampai Malam Hari
Berita ini 1,599 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:29 WITA

Dugaan Pengancaman dan Pencemaran Nama Baik Tokoh Agama, 7 Warga Nangahale Ditetapkan Tersangka

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:00 WITA

Prediksi BMKG Provinsi NTT Memiliki Intensitas Hujan Sangat Lebat pada 13-14 Desember 2025

Sabtu, 13 Desember 2025 - 08:12 WITA

Wabup Paparkan Lima Intervensi Kebijakan Pemda Sikka Terkait HKI dan Sampaikan Apresiasi

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:31 WITA

Pemerintah dan BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN

Jumat, 12 Desember 2025 - 19:33 WITA

Ombudsman NTT Tekankan Pentingnya Keterbukaan Kantor Imigrasi

Berita Terbaru

Bentara Net

Menata Ekonomi Lokal

Sabtu, 13 Des 2025 - 08:33 WITA

Nusa Bunga

Pemerintah dan BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN

Jumat, 12 Des 2025 - 21:31 WITA