Kunjungi Kampung Tajo, Kristo Mbora Terbuka Sebutkan Biaya Reses Perdana - FloresPos Net

Kunjungi Kampung Tajo, Kristo Mbora Terbuka Sebutkan Biaya Reses Perdana

- Jurnalis

Selasa, 17 Desember 2024 - 13:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Ngada, Kristo Mbora Pose bersama warga Tajo usai Reses, Minggu (15/12-2024).

Anggota DPRD Ngada, Kristo Mbora Pose bersama warga Tajo usai Reses, Minggu (15/12-2024).

BAJAWA, FLORESPOS.net-Reses setelah masa persidangan 1, Anggota DPRD Ngada Kristoforus Mbora mendatangi Desa Nginamanu, Kecamatan Wolomeze, tepatnya di Kampung Tajo.

Pada kesempatan tersebut, Anggota DPRD Ngada dari Fraksi NasDem tersebut secara terbuka menyebutkan biaya resesnya sebesar Rp28 juta.

Dalam kunjungan Reses, Minggu (15/12-2024), Kristoforus Mbora mempertanggung jawabkan kepada konstituennya apa yang sudah dilakukannya pasca dilantik menjadi DPRD Ngada beberapa bulan yang lalu.

Ada beberapa agenda besar yagg sudah di lakukan oleh DPRD Ngada secara lembaga, yaitu membentuk alat kelengkapan dewan, membahas Raperda APBD induk 2025 dan Raperda perubahan status Kelurahan menjadi desa yakni Kelurahan Benteng Tengah Mekar menjadi Desa Golo Riung, Kecamatan Riung.

Setelah menyelesaikan dua agenda besar tersebut, dilanjutkan dengan kunjungan kerja semua anggota DPRD Ngada untuk memantau perkembangan realisasi anggaran 2024 khusus untuk pengerjaan fisik.

Baca Juga :  Dorong Investor Investasi di Sektor Primer Manggarai Barat

Dalam agenda reses ini juga dibuka ruang untuk Kristoforus Mbora menyerap aspirasi dari konstituennya.

Ada beberapa aspirasi yang cukup serius dari masyarakat Kampung Tajo, Desa Nginamanu untuk di perjuangkan, Kristoforus Mbora. Masyarakat mengangkat persoalan akses jalan menuju Gereja tua Kampung Lama Tajo.

Akses jalan dimaksud patut diperjuangkan karena ada hamparan sawah kurang lebih 100 hektar yang menjadi lumbung pangan. Selama ini masyarakat kewalahan mengakses wilayah persawahan ini.

Menjawab warga, Kristoforus Mbora menyampaikan untuk akses jalan tersebut di pemandangan umum fraksi maupun sidang-sidang di komisi sudah sempat dibicarakan.

“Mudah mudahan ke depan akan diperjuangkan lagi bersama pemerintah untuk menuntaskan akses jalan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mengenang Karya Kemanusiaan Suster Virgula, Yayasan Santo Damian Gelar Pameran dan Pentas Seni

Lalu, ada juga Aspirasi lain soal pemekaran Desa Nginamanu, masalah pertanian dan juga soal kerja sama pemerintahan dengan PT BIS terkait Kemiri Sunan.

Untuk semua aspirasi ini, Kristoforus Mbora menyampaikan akan di perjuangkan secara serius dan tentu juga lewat komunikasi yang baik dengan sesama anggota DPRD Kabupaten Ngada maupun dengan Pemerintah.

Kristo Mbora pada kesempatan tersebut menyampaikan secara terbuka biaya resesnyaa sebesar Rp28.000.000 dipotong pajak dan PPh sehingga sisa Rp26 juta lebih.

“Biaya Reses tersebut untuk transparansi perlu diketahui masyarakat.Tentu ini diperuntukan memfasilitasi kegiatan reses supaya bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Dalam kegiatan reses tersebut Kristo Mbora didampingi staf Sekretariat DPRD Kabupaten Ngada, Edgar Pety.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Desa Nginamanu, Henwigis Petrus Mawo Wio.*

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA