BPOLBF dan Disparekraf NTT Adakan Webinar Penyusunan Proposal Event - FloresPos Net

BPOLBF dan Disparekraf NTT Adakan Webinar Penyusunan Proposal Event

- Jurnalis

Jumat, 13 September 2024 - 20:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Badan Pelaksana  Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Webinar Penyusunan Proposal Event Karisma Event Nusantara.

Webinar ini diadakan secara daring melalui media zoom pada Kamis (12/09/2024) pagi, diikuti perwakilan dari 22 Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota di NTT.

Acara ini diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan dan mendampingi daerah-daerah di NTT dalam mengusulkan event berkualitas dari daerahnya untuk masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2025.

KEN sendiri merupakan salah satu strategi kolaborasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dengan daerah melalui penyelenggaraan event berkualitas.

Tujuannya untuk mempromosikan destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif, meningkatkan kunjungan wisatawan, pemberdayaan potensi lokal, serta memberikan dampak positif terhadap ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Berdasarkan data Kemenparekraf 2023 terdapat 106 Event KEN di seluruh Indonesia. Dan dari event- event tersebut, produksi barang dan jasa di Indonesia naik Rp. 212,2 miliar, PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia bertambah Rp. 198, 6 miliar, terdapat 7,36 juta kunjungan dan perputaran uang Rp. 12,38 triliun.

KEN di tahun 2023 juga membuka lapangan kerja kepada 11.399 UMKM, 36.500 Pekerja, 142.700 Pelaku Seni/event, dan 839 Asosiasi/komunitas. Data ini menunjukan penyelenggaraan event secara langsung memberi dampak terhadap perekonomian masyarakat.

Untuk Provinsi NTT, tahun 2023 terdapat 3 event yang masuk dalam KEN yaitu Festival Bale Nagi (Flores Timur), Wolobobo Ngada Festival (Ngada), dan Labuan Bajo Maritime Festival (Manggarai Barat).

Tahun 2024 terdapat 5 event yang masuk dalam KEN, yaitu Festival Bale Nagi (Flores Timur), Festival Pesona Kebangsaan (Ende), Wolobobo Ngada Festival (Ngada), Festival Golokoe Maria Assumpta Nusantara (Manggarai Barat), dan Festival Lamaholot (Lembata).

Baca Juga :  Pengemudi Mobil Listrik Bangga Berpartisipasi di Perhelatan KTT ASEAN 2023

Vinsensius Jemadu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, hadir sebagai Narasumber dalam webinar ini membawakan materi tentang Strategi untuk Lolos KEN.

Dalam paparannya, Vinsen menyampaikan bahwa daerah harus memperhatikan setiap kriteria penilaian proposal KEN mulai dari dimensi ide dan inovasi, pemasaran dan strategi komunikasi, manajemen kegiatan, manajemen risiko, perencanaan keuangan, dan dampak penyelenggaraan event baik dari segi ekonomi, sosial, budaya, maupun lingkungan dan penilaian dalam kurasi event ini murni dilakukan oleh pihak-pihak yang ahli di bidangnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak agar pemerintah Kabupaten/Kota di NTT mempersiapkan proposal terbaiknya sehingga dapat lolos kurasi untuk KEN 2025.

Kurasi KEN di tahun 2025 telah dimulai sampai dengan 20 September 2024, masih ada waktu sekitar 8 hari untuk mempersiapkan proposal terbaiknya dari NTT sebagai usulan KEN 2025.

Diharapkan kemampuan kita menghasilkan event-event berkualitas itu kita tunjukan karena NTT itu New Tourism Territory, suatu teritori pariwisata yang baru dengan kebangkitan yang baru dan dari sisi event-event juga berkualitas. Jika tahun ini ada 5 event dari NTT yang lolos KEN, maka tahun ini kalau bisa  lebih dari itu, ajak Vinsen.

Selanjutnya, Noldy Hosea Pellokila, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT juga mengungkapkan bahwa NTT pada dasarnya memiliki banyak potensi namun masih kurang dalam promosi dan produk dalam bentuk event.

Ia berharap agar melalui kegiatan penyusunan proposal ini, lebih banyak lagi aktivasi event sehingga dapat membangkitkan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Tak Ada Dampak El Nino Terhadap Pertanian Mabar

“NTT memiliki begitu banyak potensi daya tarik wisata, namun masih kurang dalam promosi dan produk wisata seperti event. Harapannya melalui kegiatan kita hari ini, akan lebih banyak lagi potensi daya tarik wisata yang mendapat lebih banyak eksposur dan aktivasi dalam bentuk event untuk menambah nilai ekonomi semakin maksimal kita galakan,” jelas Noldy Hosea.

Senada dengan itu, Fransiskus Xaverius Teguh, Plt. Direktur Utama BPOLBF menyampaikan bahwa webinar ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas dan keterampilan para pemangku kepentingan di daerah untuk merancang proposal event yang berkualitas dan berdampak sehingga ada skema pembiyaan alternatif untuk event di daerah.

Webinar ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas dan keterampilan kita semua dalam merancang proposal event yang berkualitas dan berdampak. Penyusunan proposal yang baik salah satu kunci setiap penyelenggaraan event termasuk KEN.

Melalui webinar ini, kami berharap peserta dapat memperoleh pengetahuan mendalam tentang teknik penyusunan proposal yang efektif, mulai dari perencanaan hingga implementasi.

Harapan jangka panjangnya juga adalah prosposal ini tidak saja untuk lolos kurasi KEN 2025 tetapi juga untuk memberi skema pembiyaan alternatif untuk event di daerah melalui sponsoship dan sebagainya, ungkap Frans.

Narasumber lain yang juga menyampaikan materi dalam webinar ini adalah Mochamad Andika Agustiansyah, Founder & CEO Rich Music sekaligus Wakil Ketua Bidang Keanggotaan Asosisasi Promotor Musik Indonesia; Shesar Andriawan, Kepala Divisi Pemasaran Mancanegara; dan Mervin Sebayang, Creative Director Event Picnic Over the Hill of Parapuar.

Informasi Seputar pendaftaran KEN 2025 dapat diakses melalui https://eventdaerah.kemenparekraf.go.id/ken-2025, melalui instagram @karismaeventnusantara atau instagram @kemenparekraf. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih
Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan
Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial
Kelurahan Onekore Dapat Bantuan 5 Unit Rumah Layak Huni dari Bupati Ende
Lepas Kontingen Popda, Bupati Sikka Berpesan Kejar Target Raih Emas
Selamatkan Korban dan Pengungsi Gempa Bumi Flores, Aksi Flores Mendesak Tanggung Jawab Pemerintah Dalam Penanggulangan Bencana
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:34 WITA

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:18 WITA

Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:04 WITA

Kelurahan Onekore Dapat Bantuan 5 Unit Rumah Layak Huni dari Bupati Ende

Berita Terbaru

Nusa Bunga

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:34 WITA

Nusa Bunga

Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:56 WITA