BPJS Kesehatan Tak Tanggung Biaya Kesehatan Korban Kecelakaan Akibat Mabuk Sopi - FloresPos Net

BPJS Kesehatan Tak Tanggung Biaya Kesehatan Korban Kecelakaan Akibat Mabuk Sopi

- Jurnalis

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Tidak semua biaya pelayanan kesehatan ditanggung BPJS kesehatan. Salah satunya, biaya sakit atau kecelakaan akibat mabuk minum sopi.

Menurut Grace Ginting dari BPJS Kesehatan Cabang Ende, pada momen sosialisasi tentang reaktivitas dan optimalisasi kepesertaan BPJS Kesehatan dan pelayanan publik di Rumah Sakit dan Puskesmas di Kabupaten Manggarai, Flores, NTT, di Ruteng, Jumat (17/5/2024), jelas ada ketentuan berkaitan dengan biaya Kesehatan yang dijamin dan yang tidak oleh BPJS.

“Jelas ada biaya Kesehatan yang tidak ditanggung BPJS. Publik harus tahu juga agar tidak salah kaprah nantinya,” katanya.

Publik harus tahu biaya kesehatan yang tidak dibayar BPJS seperti sakit atau kecelakaan akibat mabuk minuman keras atau orang mabuk minuman alkohol seperti sopi, dan lain-lain;

Baca Juga :  Daftar di PDIP, Sensi Milo Ingin Bangun Ngada yang Lebih Baik

Lalu, orang yang mengalami kecelakaan kerja di tempat kerjanya, maka yang membayar klaimnya BPJS ketenagakerjaan atau perusahaan tempat orang itu bekerja;

Kemudian, orang sakit dan terselamatkan dari upaya bunuh diri; meminta rujuk pelayanan kesehatan atas kemauan sendiri, tidak atas pertimbangan dokter pada fasilitas kesehatan yang ada;

Yang lainnya, sakit akibat tindakan untuk tujuan estetik; hobi yang sengaja dilakukan yang membahayakan diri sendiri, dan lain-lain.

Totalnya ada 21 jenis sakit yang tidak ditanggung biayanya oleh BPJS Kesehatan. Kiranya masyarakat harus tahu itu.

Dikatakan, banyak sekali keluhan terkait kepesertaan BPJS kesehatan. Hal itu memang wajar saja karena mungkin tidak terkafer oleh APBN dan juga APBD Manggarai.

Baca Juga :  PKO Dorong Literasi Guru, Anak Sekolah Terbanyak Kunjungi Perpustakaan Daerah Manggarai Barat

Fakta bahwa yang dijamin pembiayaan dari APBD terbatas. Karena itu, harapannya pemerintah daerah mengalokasikan lebih banyak lagi untuk biaya kesehatan ini.

Untuk yang APBN, prosesnya cukup panjang guna mendapatkannya. Hal itu prosesnya harus melalui Dinas Sosial dan seterusnya ke Kementerian Sosial RI. Dan, Dinas Sosial sekarang sangat selektif untuk mengusulkannya ke pusat.

Seorang peserta, Anselmus Ranu mengatakan, memang sosialisasi BPJS kesehatan tidak cukup di kota saja, perlu masuk ke desa-desa agar lebih mengena.

“Sasaran ini kan untuk orang di kampung-kampung. Maka untuk lebih pas dan tepat sasaran, edukasi perlu langsung ke tingkat bawah agar tahu pentingnya  masuk dalam BPJS Kesehatan ini,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Upacara HUT Kemerdekaan RI ke -81 di Ende Dipusatkan di Stadion Marilonga
Bupati Sikka Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI, Dorong Penguatan Literasi dan Sains Sejak Usia Sekolah
Festival Golo Koe 2026 Dibuka: Labuan Bajo Tumbuh Tanpa Kehilangan Akarnya
Lahan di Tiweria Tidak Layak, Pemkab Ende Ajukan Lahan Baru di Desa Aemuri untuk Sekolah Rakyat
Pedagang Keluhkan Mahalnya Sewa Petak Jualan di Pasar Batu Cermin
Pater Pian Lado Ajak DPP Tebarkan Jala Lebih Dalam, Menyentuh Inti Persoalan Hidup dan Perjuangan Umat
Tim PKM Uniflor Dampingi Kelompok Tani Setia Kawan Saga Tingkatkan Produktivitas Pengolahan Kemiri
Ikatan Guru Sertifikasi Kabupaten Sikka Sesalkan Perlakuan Staf Kemenag Sikka dan Dukung Proses Hukum Para Pelaku
Berita ini 184 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Upacara HUT Kemerdekaan RI ke -81 di Ende Dipusatkan di Stadion Marilonga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:31 WITA

Bupati Sikka Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI, Dorong Penguatan Literasi dan Sains Sejak Usia Sekolah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Festival Golo Koe 2026 Dibuka: Labuan Bajo Tumbuh Tanpa Kehilangan Akarnya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:15 WITA

Lahan di Tiweria Tidak Layak, Pemkab Ende Ajukan Lahan Baru di Desa Aemuri untuk Sekolah Rakyat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:23 WITA

Pedagang Keluhkan Mahalnya Sewa Petak Jualan di Pasar Batu Cermin

Berita Terbaru

Lantai Pasar Batu Cermin kini tinggal tanah,berdebu dan mengotori jualan pedagang.

Nusa Bunga

Pedagang Keluhkan Mahalnya Sewa Petak Jualan di Pasar Batu Cermin

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:23 WITA