Bencana Angin Puting Beliung di Flores Timur, 15 Menit Rusak Belasan Rumah di Ile Pandung - FloresPos Net

Bencana Angin Puting Beliung di Flores Timur, 15 Menit Rusak Belasan Rumah di Ile Pandung

- Jurnalis

Rabu, 24 Januari 2024 - 14:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Angin puting beliung menerjang Dusun Riangtobi dan Riangmotong, Desa Ile Padung, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (22/1/2024) siang, hanya berlangsung sekitar 15 menit.

Namun angin puting beliung yang begitu kencang tersebut telah merusak sedikitnya 17 rumah warga dan 2 fasilitas umum baik milik pemerintah maupun para petani mente setempat.

Venan Heking (50), warga Dusun Riangtobi menuturkan, angin puting beliung terjadi pada Senin (22/1/2024) sekitar pukul 14.00 Wita. Angin kencang dan berputar terjadi begitu cepat.

Dia mengatakan, sebelum angin, hanya hujan gerimis, lalu angin puting beliung dan hujan lebat. Angin bertiup kencang dari pantai dan masuk sampai di tengah kampung Riangtobi dan Riangmotong, serta menerjang rumah-rumah warga.

“Waktu itu kami tidak berani keluar rumah. Hanya berdiri lihat dan waspada. Kami baru bisa keluar rumah setelah angin selesai. Rumah-rumah sudah rusak,” ungkap Venan Heking kepada Florespos.net, Selasa (23/1/2024).

“Angin kencang sekitar 15 menit. Atap rumah-rumah warga terbang sampai di dahan-dahan pohon. Pohon-pohon tumbang. Ada rumah warga juga tertimpa pohon dan lainnya,” tambah Venan Heking.

Baca Juga :  Antusias Pasar Murah 1000 Paket Sembako, Golkar Flores Timur Tambah 200 Paket Tanpa Kupon

Warga Dusun Riangtobi lainnya, Maria Moso Ritan (60) juga mengungkap hal yang sama. Menurut dia, angin puting beliung pada Senin (22/1/2024) sekitar pukul 14.00 Wita terjadi secara tiba-tiba dan begitu cepat.

Maria Ritan mengatakan, sebelum terjadi angin puting beliung, hujan turun gerimis saja. Setelah itu muncul angin puting beliung berputar kencang sehingga merusak rumah berserta atap-atapnya dan pohon di sekitar tumbang.

“Angin kencang dan berputar cepat sekali sekitar 15 menit saja. Rumah saya hanya meteran listrik yang terangkat. Rumah kami ada di tempat yang sedikit lebih rendah,” katanya.

Diketahui, hujan disertai angin kencang melanda pantai selatan dan pantai utara Kabupaten Flores Timur, Senin (22/1/2024). Akibatnya belasan rumah warga dan fasilitas umum mengalami rusak ringan, sedang dan berat.

Kerusakan rumah dan fasilitas umum akibat hujan disertai angin termasuk terjangan angin puting beliung terjadi di wilayah pantai utara tepatnya di Dusun Riangtobi dan Dusun Riangmotong, Desa Ile Padung, Kecamatan Lewolema.

Baca Juga :  Kayu Ulin Mulai Dibudidayakan di Paroki Kajong Manggarai

Penjabat Bupati Flores Timur Doris Alexander Rihi pada Selasa (23/1/2024) pagi turun ke lokasi bencana angin puting beliung di Dusun Riangtobi dan Dusun Raingmotong, Desa Ile padung.

Penjabat Bupati meninjau rumah-rumah yang rusak dan menguatkan warga. Ia bersama Forkompimda memberikan bantuan tanggap darurat berupa sembako dan terpal untuk menutup sementara atap rumah.

Penjabat Bupati Doris Rihi meminta warganya untuk selalu mewaspadai kondisi cuaca yang belakangan ini sedang ekstrem di wilayah Kabupaten Flores Timur.

“Mudah-mudahan bencana ini dapat cepat berlalu sehingga seluruh masyarakat Flores Timur, khususnya Kecamatan Wulanggitang, Kecamatan Ilebura dan Desa Ile Padung di Kecamatan Lewolema bisa segera bisa melakukan aktivitas seperti biasa,” katanya.

Camat Lewolema Herry Tokan dan Sekretaris Kecamatan Kowa Kleden kepada Florespos.net, Selasa (23/1/2024) pagi menyebutkan data sementara akibat bencana angin puting beliung di Dusun Riangtobi dan Dusun Riangmotong, yakni 17 rumah warga dan 2 fasilitas umum, yakni Pustu Ile Padung dan gudang UPH Mente rusak. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende
Febrianus Laporkan Para Pelaku ke Polisi Usai Dikeroyok di Ruang KP3 Bandara Ende, Ini Kronologisnya
Upacara HUT Kemerdekaan RI ke -81 di Ende Dipusatkan di Stadion Marilonga
Bupati Sikka Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI, Dorong Penguatan Literasi dan Sains Sejak Usia Sekolah
Festival Golo Koe 2026 Dibuka: Labuan Bajo Tumbuh Tanpa Kehilangan Akarnya
Lahan di Tiweria Tidak Layak, Pemkab Ende Ajukan Lahan Baru di Desa Aemuri untuk Sekolah Rakyat
Pedagang Keluhkan Mahalnya Sewa Petak Jualan di Pasar Batu Cermin
Pater Pian Lado Ajak DPP Tebarkan Jala Lebih Dalam, Menyentuh Inti Persoalan Hidup dan Perjuangan Umat
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:26 WITA

Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:47 WITA

Febrianus Laporkan Para Pelaku ke Polisi Usai Dikeroyok di Ruang KP3 Bandara Ende, Ini Kronologisnya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Upacara HUT Kemerdekaan RI ke -81 di Ende Dipusatkan di Stadion Marilonga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:31 WITA

Bupati Sikka Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI, Dorong Penguatan Literasi dan Sains Sejak Usia Sekolah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Festival Golo Koe 2026 Dibuka: Labuan Bajo Tumbuh Tanpa Kehilangan Akarnya

Berita Terbaru