LARANTUKA, FLORESPOS.net-Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Harfendi bertemu langsung warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (21/1/2024).
Pangdam Harfendi tiba di Posko Boru tepatnya di SMPN Wulanggitang, Kecamatan Wulanggitang pukul 16.00 Wita setelah menempuh perjalanan darat sekitar 130-an kilometer dari Kota Maumere, Kabupaten Sikka.
Pangdam Harfendi berbincang dan memberi penguatan kepada warga terdampak yang selama hampir tiga pekan menempati ruang kelas dan tenda-tenda di posko. Juga berbincang dengan anak-anak terdampak di tenda.
“Hari ini kami bisa datang melihat bapak-ibu semua. Bencana ini tentu tidak ada yang menghendaki. Ini terjadi karena kuasa Yang Maha Kuasa,” kata Pangdam Harfendi menguatkan warga terdampak di Posko Boru.

Selain bertemu dan berbincang dengan warga terdampak, Pangdam Harfendi meninjau dapur umum, persediaan logistik dan pos tenaga kesehatan di Posko Boru.
Pangdam Harfendi mengatakan, negara Indonesia berada di ring of fire (lingkaran/cincin api). Setiap saat bisa saja terjadi bencana gunung meletus, gempa bumi, banjir dan lainnya.
“Tidak ada satu pun dapat menolak kondisi seperti ini. TNI selalu hadir dan siap membantu. Mudah-mudahan kehadiran TNI bisa meringankan. Hari ini ada sedikit sembako yang kami bawah. Mudah-mudah bisa meringankan,” katanya.
Setelah Posko Boru, Pangdam Harfendi bersama rombongan langsung menuju Posko Konga, di Kantor Desa Konga, Kecamatan Titehena yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Posko Boru.

Pangdam Harfendi juga berbincang dengan warga terdampak yang menempati tenda-tenda dan meninjau dapur umum posko maupun Dapur Umum Korem 161/Wira Sakti dan ketersediaan logistik.
Pada kesempatan kunjungan tersebut, Pangdam Harfendi juga menyerahkan bantuan kemanusian berupa sembako bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
“Kami imbau bapak/ibu untuk bersabar. Kita harus ikhlas menerima kondisi ini. Mudah-mudahan semua ini cepat berakhir dan kita semua bisa secepatnya kembali ke rumah masing-masing,” kata Pangdam Harfendi. *
Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus










