Ini Respon Camat Satar Mese Utara Soal Material Galian Masuk Jalan Trans Flores - FloresPos Net

Ini Respon Camat Satar Mese Utara Soal Material Galian Masuk Jalan Trans Flores

- Jurnalis

Kamis, 29 Juni 2023 - 09:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Merespons pemberitaan soal material galian masuk jalan Nasional Trans Flores di wilayah Kecamatan Satar Mese Utara, Kabupaten Manggarai, NTT, Camat nya langsung berkoordinasi dengan desa.

Dua desa yang sasaran koordinasi yakni  Ruang dan Mata Wae guna mengecek kondisi lapangan soal aktivitas warga atau karena keadaan alam yang mudah longsor.

Camat Satar Mese Utara, Hipolitus Kori yang dihubungi wartawan, Kamis (29/6/2023) pagi mengatakan, mengapresiasi media Florespos.net yang memberitakan soal kondisi pinggir jalan Nasional pada sejumlah titik yang dipenuhi material seperti batu, pasir, dan tanah.

“Berita itu, saya sikapi dengan berkoordinasi dengan Kades Ruang dan Kades Mata Wae untuk cek riil di lapangan,” katanya.

Dikatakan, pengecekan penting guna mengetahui soal apakah betul material yang ada akibat galian warga atau karena longsoran dari tebing atau lereng sepanjang jalan.

Baca Juga :  Mayjen Ino Palle Wafat, Kabupaten Sikka Berduka

Khusus untuk titik di Desa Ruang, demikian Camat Hipolitus, telah didapat laporan, yakni ada satu titik, yakni di Ntala, Dusun Herokoe. Di titik itu ada tumpukkan material di pinggir jalan.

Tetapi, tumpukkan material yang ada, tidak akibat galian bebatuan, melainkan karena longsoran dari tebing. Longsoran masuk jalan raya.

Menurutnya, dalam identifikasi lapangan itu dicaritahu juga apakah ada aktivitas warga yang menggali batu di lereng. Kalau ditemukan, maka warga itu diarahkan agar kegiatannya tidak berdampak pada kenyamanan publik yang berlalu lintas.

Faktanya, lanjut Camat Hipolitus, ketika pengecekkan, tidak ditemukan warga yang sedang beraktivitas menggali batu atau pasir pada tebing pinggir jalan.

Seorang pengemudi travel, Herman Yos sebelumnya mengatakan, beberapa titik di wilayah Desa Ruang dan di kawasan hutan Nteer material dari lereng masuk ke jalan raya, terutama pada saat hujan.

Baca Juga :  Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusn Baru, William Yani Wea: Jangan Berhenti Belajar

“Air mengalir seperti kali di badan jalan. Di tempat tertentu, air menggenang badan jalan sehingga tampak seperti kolam,” katanya.

Dikatakan, keadaan seperti itu sudah terjadi sejak dahulu. Pada titik-titik itu rata-rata badan jalan rusak.

Maka, perlu pengamanan jalan yang baik. Dan, paling penting adalah menertibkan penggalian bebatuan di pinggir jalan itu.

Soal material pinggir jalan Trans Flores wilayah Kecamatan Satar Mese Utara seperti diberitakan media ini, beberapa waktu lalu, menjadi perhatian. Material bertumpukkan di pinggir jalan sehingga menutupi drainase.

Akibatnya, drainase tidak berfungsi. Saat hujan, air dari tebing atau lereng tidak masuk drainase, tetapi ke jalan raya. Air masuk jalan raya sangat mengganggu kenyamanan yang berlalu lintas.*

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WITA

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA