Pertahankan Komodo Pota, Arsyad Raih Kalpataru Tingkat Nasional - FloresPos Net

Pertahankan Komodo Pota, Arsyad Raih Kalpataru Tingkat Nasional

- Jurnalis

Senin, 26 Juni 2023 - 19:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Menjaga kelestarian lingkungan terutama kelestarian Rugu Pota dengan membangun pos sebagai pusat informasi terkait Komodo atau Rugu Pota menjadi komitmen warga Pota, Arsyad.

Atas dedikasinya ini, Arsyad meraih Kalpataru tingkat nasional tahun 2023.

Arsyad staf pada Dinas Periwisata Kabupaten Manggarai Timur yang dihubungi Florespos.net, Senin (26/6/2023) mengatakan, dirinya tidak menyangka menerima penghargaan kalpataru dari Presiden RI, Joko Widodo sebagai pengabdi lingkungan.

Baginya menjaga habitat Komodo Pota kewajiban diri sebagai pemuda Pota.

Arsyad mengatakan, sejak kembali ke kampung halaman dirinya perlahan lahan melihat spesies Komodo Pota yang terus dijaga agar tidak punah.

Baca Juga :  HUT Ke-16 Kabupaten Manggarai Timur, Pemda Luncurkan Logo dan Tagline Baru

Setiap wisatawan yang datang ke Pota selalu diberikan pengetahuan dan juga sosialisasi terkait Rugu Pota.

Saat siswa sekolah ke lokasi, seperti di obyek wisata Watu Pajung, pihaknya memberikan sosialisasi kepada para siswa dan guru yang berkunjung.

Pihaknya membangun pos sebagai pusat informasi terkait Komodo atau Rugu Pota. Wisatawan mendapat penjelasan dan melihat langsung Rugu Pota

Arsyad yang juga guide itu menyampaikan terimakasih kepada BKSDA NTT yang telah mengusulkan namanya.

Tak lupa, terimakasih juga kepada Pemerintah Manggarai Timur dan juga Dinas Pariwisata yang telah mendukungnya dengan baik terkait pelestarian komodo atau Rugu Pota.

Baca Juga :  Panen Jagung 34 Ton, Begini Pesan Camat Lamba Leda Utara

“Terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI yang memberikan penghargaan”.

Secara terpisah Camat Sambi Rampas, Robertus Nardin yang dihubungi mengaku bangga dengan Arsyad yang peduli lingkungan hidup.

Konsep kelestarian komodo atau Rugu  pada tahun 1990-an orang menganggap Rugu itu adalah hama karena sering memangsa ternak peliharaan.

Seiring berjalan waktu Arsyad memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitarnya sehingga perlahan komodo mulai dijaga dan diperhatikan bersama sebagai binatang yang dilindungi.

Dia berharap semakin banyak warga yang peduli dengan lingkungan hidup terutama komodo Pota. *

Penulis: Albert Harianto/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’
John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Djafar Achmad Temui Direktur Utama PT Pelindo Bicara Soal Perhatian ke Pensiunan Pelabuhan se Indonesia
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WITA

Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende

Berita Terbaru

Advertorial

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:52 WITA