Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya - FloresPos Net

Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Momen mengharukan terjadi saat wisuda 708 lulusan di Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Kabupaten Sikka, yang berlangsung Sabtu (10/10/2026) di aula Nawacita kampus tersebut.

Rektor Unipa Dr.Yonas Klemens G.D Gobang,SFil, MA turun dari podium dan menghampiri seorang disabilitas yang wisudawan yang merupakan salah seorang wisudawan, Mohammad Rizky Al Khafi bersama kedua orang tuanya.

Rizky merupakan seorang lulusan sarjana Teknik Informatika dengan IPK 3,75 kelahiran Pariaman Provinsi Sumatera Barat karena orang tuanya merantau ke Maumere dan berdagang.

Rektor Unipa mempersilahkan ayah Rizky memindahkan tali toga anaknya sebagai sebuah penghormatan terhadap perjuangan sang ayah yang setiap hari menggunakan sepeda motor mengantar Rizky dari rumah ke kampus.

“Terima kasih juga kepada teman-teman Rizky yang selalu membantu, mengantar Rizky ke ruang kuliahnya di lantai 2 dan lantai 3 gedung perkuliahan,” ujar Gery sapaan akrab Rektor Unipa, Sabtu (10/10/2026).

Rizky yang merupakan pria kelahiran Pariaman 3 Juli 2002 yang ditemui usai wisuda bersama kedua orang tuanya mengaku terharu dan bangga bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu.

Baca Juga :  Perkuat Literasi Masyarakat, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sikka Bangun Kerja Sama dengan Unipa Maumere

“Saya bangga dan terharu bisa menyelesaikan wisuda tepat waktu.Saya ingin melanjutkan pendidikan Strata Dua dengan mengambil beasiswa dri Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP),” ujarnya.

Rizky mengaku tertarik kuliah informatika karena dirinya sangat suka menjadi seorang programer dan baginya sebagai seorang disabilitas,pendidikan itu sangat penting.

Ia mengaku bermimpi bisa kuliah dan meraih gelar sarjana dan mendapatkan dukungan dari kedua orang tuanya, pihak kampus dan juga teman-teman kuliahnya.

“Tantangan terbesar saya untuk kuliah yakni transportasi karena setiap hari ayah saya yang mengantar kuliah. Saya juga harus kuliah di lantai 2 dan lantai 3 sehingga sangat menyulitkan,” ucapnya.

Rizky berterima kasih kepada kedua orang tuanya yang tidak merasa minder memiliki seoang anak seperti dirinya dan juga terima kasih kepada kakaknya yang sedang sakit yang selama ini selalu memberikan support buatnya.

Ayah Rizki, Herman Fadrizal mengaku terharu sekaligus bangga saat Rektor Unipa memberikan kepercayaan kepadanya untuk memindahkan tali toga anaknya.

Herman berharap anaknya bisa mendpaatkan beasiswa dari LPDP Kementrian Keuangan guna melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata Dua (S2) sesuai keinginannya.

Baca Juga :  Super Flu Ditemukan di Jatim, Warga Diimbau Gunakan Masker

“Semoga anak saya bisa lulus jalur LPDP agar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang S2,” ucapnya terharu.

Rektor Unipa mengaku kampusnya merupakan kampus inklusif sehingga sangat terbuka menerima disabilitas untuk menempuh pendidikan di kampusnya.

Gery mengatakan, selain Rizky banyak juga disabilitas yang sedang menempuh pendidikan di kampus Universitas Nusa Nipa (Unipa) dan pihaknya memberikan kemudahan kepada mahasiswa dan mahasiswi disabilitas.

“Kalau mahasiswa dan tamu lainnya,sepeda motor hanya sampai di tempat parkiran saja. Kami memberikan kemudahan bagi Rizky dimana sepeda motor ayahnya bisa masuk hingga ke depan gedung perkuliahannya,” paparnya.

Gery mengaku pihaknya memiliki keterbatasan dimana belum memiliki fasilitas lift di gedung-gedung perkuliahan yang terdiri dari dua lantai bahkan tiga lantai.

Ia mengaku setiap kali akreditas ada catatan agar pihak kampus menyediakan lift dan juga menyediakan toilet khusus bagi disabilitas sehingga memudahkan meraka mengakses pendidikan di kampus ini.*

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WITA

Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA