Korban Jiwa Gempa Flores Capai 100 Orang, 180 Ribu Orang Mengungsi - FloresPos Net

Korban Jiwa Gempa Flores Capai 100 Orang, 180 Ribu Orang Mengungsi

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis perkembangan terkini pasca bencana gempa magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores Sabtu (15/8/2026).

Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Suharyanto, menyebutkan, hingga Senin (24/8/2026) jumlah korban meninggal dunia sebanyak 100 orang dan 1.603 orang lainnya mengalami luka-luka.

“Korban yang meninggal rata-rata adalah korban yang mengalami luka berat saat gempa utama terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026 dan tidak bisa tertolong,” ujarnya.

Suharyanto memaparkan, jumlah korban meninggal dunia terbanyak berasal dari Kabupaten Manggarai sebanyak 38 orang disusul Manggarai Timur sebanyak 34 orang.

Baca Juga :  ETMC XXXIV ENDE: Perse Vs CBN di Laga Pembuka, Siap Bertanding dan Target Menang 

Selain itu, Kabupaten Nagekeo terdapat 13 korban meninggal dunia, Sikka 6 orang, Ngada 5 orang, Ende 3 orang dan Manggarai Barat sebanyak 1 orang.

Terdapat pula 180.327 orang yang mengungsi dan tersebar di posko baik itu posko terpusat maupun posko mandiri di 7 kabupaten terdampak serta terdapat 73.818 unit rumah mengalami kerusakan.

“Rumah yang rusak berat sebanyak 23.276 unit, rusak sedang sebanyak 17.563 unit dan rusak ringan sebanyak 32.979 unit.Terdapat 1.915 fasilitas umun yang rusak meliputi jalan raya, rumah sakit, gedung sekolah, pelabuhan dan terminal., bebernya.

Baca Juga :  Maha Putra Kirim 2 Tim ke Suzuki Cup 1 di Ende

Suharyanto menambahkan, terdapat 118 fasilitas kesehatan terdampak, 504 kantor rusak, 396 rumah ibadah rusak, 1.378 fasilitas pendidikan mengalami kerusakan.

Dirinya mengaku data ini merupakan data sementara dan seiring berjalannya waktu maka diharapkan data ini akan semakin lengkap.

Kondisi di Flores kata dia, masih dipengaruhi aktivitas gempa susulan yang terus terjadi setelah gempa utama. Hingga hari kedelapan, BMKG mencatat 6.409 kali gempa susulan yang membuat sebagian warga tetap memilih berada di luar rumah meski bangunan mereka tidak mengalami kerusakan. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap
Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya
IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Berita ini 172 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:09 WITA

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WITA

Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA