Bangun Jalan Wolokela-Late, PT Indoraya Jaja Perkasa Berjuang Selesaikan Tepat Waktu - FloresPos Net

Bangun Jalan Wolokela-Late, PT Indoraya Jaja Perkasa Berjuang Selesaikan Tepat Waktu 

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 13:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raymond Togo didampingi Noldy Tukan berikan keterangan pers terkait pengerjaan jalan Wolokela-Late, Jumat (10/4/2026).

Raymond Togo didampingi Noldy Tukan berikan keterangan pers terkait pengerjaan jalan Wolokela-Late, Jumat (10/4/2026).

BAJAWA, FLORESPOS.net– Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Bina Marga- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Propinsi NTT pada Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III NTT pada Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) 3.4 kini sedang membangun Jalan Wolokela, Kecamatan Golewa – menuju  Late, Desa Turekisa Kecamatan Golewa Barat.

Kontraktor pelaksana pengerjaan jalan tersebut yaitu PT.Indoraya Jaya Perkasa berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Ditemui wartawan di lokasi proyek, Jumat (10/4/2026) Project Manager ( PM ) PT.Indoraya Jaya Perkasa, Raymond Togo didampingi Noldy Tukan selaku General Superintendent ( GS ) menjelaskan, pihaknya berterima kasih kepada Balai Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Propinsi NTT pada Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III NTT pada Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) 3.4 yang memberikan kepercayaan kepada pihaknya selaku kontraktor pelaksana pekerjaan jalan ini.

Kontak tertanggal 22 Desember 2025 lalu dan adapun kepercayaan yang diberikan adalah sebuah tantangan karena bertepatan dengan musim hujan yang mana dari Desember sampai sekarang ini curah hujan masih tinggi.

Baca Juga :  Pengelolaan Makanan Berkontribusi Hingga 57 Persen untuk Pemanasan Global

“Walaupun demikian tidak buat kami kendur dalam pekerjaan ini,” ungkapnya.

Kendala yang dihadapi saat ini memang karena pekerjaan di musim hujan dan pekerjaan bukan peningkatan namun pembangunan jalan dimana dibangun dari titik nol apalagi kondisi tanah lempung juga berkumpul memang menjadi tantangan bagi pihaknya.

Pencapaian target pekerjaan tentunya sebagai penyedia jasa mengerahkan seluruh sumber daya yang ada baik itu manusia, peralatan serta keuangan semaksimal mungkin untuk pekerjaan ini.

Pihak Konsultan yang setiap waktu hadir di lokasi proyek sehingga bisa memantau semua pekerjaan termasuk pemilik pekerjaan itu sendiri untuk bersama-sama mengambil keputusan apabila ditemukan kendala.

Panjang jalan yang dikerjakan 5 KM dengan lebar 5,5 M sedangkan bahu jalan kiri dan kanan masing-masing 1/2 Meter.

Ada pula bangunan pendukung seperti pasangan, bangunan pelimpas air seperti deuker sebanyak 8 unit dan bangunan semi jembatan atau Box Cover sebanyak 7 unit.

Untuk Deuker dan Box Cover sebagian besar telah selesai dikerjakan dan pekerjaan jalan saat ini sedang pekerjaan Agregat A dan B sehingga dalam beberapa hari ini sudah mulai pengaspalan.Untuk pengaspalan dengan tebal 5 CM.

Baca Juga :  Digitalisasi Penjualan Tiket Soeratin Cup U-17 di Ngada, Ini Kata Dirut Bank NTT

Dalam pelaksanaan pekerjaan proyek diutamakan mutu pekerjaan. Petugas lab terus mengontrol jenis material serta bersama konsultan melakukan uji ulang sehingga mendapatkan material yang memenuhi persyaratan.

Proyek multi years di tahun anggaran 2025 dan 2026 dengan sepanjang 5 KM dengan pagu anggaran Rp.24.713.888.000 jangka waktu pelaksanaan 180 hari.

Meski ada tantangan karena memulai pekerjaan di musim hujan namun ada langkah- langkah yang diambil untuk percepatan pekerjaan proyek seperti menambah armada, menambah tenaga kerja dan waktu kerja ditambah sehingga sesuai dengan kontrak yang ada dapat diselesaikan tepat waktu.

Tenaga kerja awalnya 30 orang diluar tenaga kerja untuk Armada, namun saat ini ada 55 tenaga kerja dan akan ada penambahan satu grup dari Pulau Timor yang sedang dalam perjalanan. Yang juga menjadi perhatian adalah kesempatan kerja bagi para tenaga kerja.*

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Pasca Gempa, Ratusan Warga Manggarai Barat Terserang Diare
Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Berita ini 224 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Selasa, 22 September 2026 - 18:38 WITA

Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung

Selasa, 22 September 2026 - 18:26 WITA

Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan

Selasa, 22 September 2026 - 17:44 WITA

Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores

Berita Terbaru