Reses Terkatung-Katung, Sejumlah Anggota DPRD Manggarai Barat Kecewa Berat - FloresPos Net

Reses Terkatung-Katung, Sejumlah Anggota DPRD Manggarai Barat Kecewa Berat

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT kecewa berat karena reses masa sidang tiga tahun sidang 2024/2025 terkatung-katung. Konon keterbatasan logistik.

Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Mabar, David Rego, ungkapkan, uang sedang proses. Jadwal reses dewan 19-24 Agustus 2025.

“Mungkin sekarang atau hari ini uang sudah cair. Saya sedang di Kupang,” kata Rego via telepon menanggapi media ini, Rabu (20/8/2025).

Baca Juga :  137 Guru Agama di Kabupaten Sikka Dapat TPG, Kemenag Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan

Anggota DPRD Mabar, Silverius Sukur dan Martinus Warus, di ruang kerja Wakil Ketua Dua DPRD Mabar, Sewargading S. J. Putera saat itu kepada media ini berkeluh kesah bercampur nada kecewa berat karena reses dewan belum jelas. Sepertinya logistik belum siap, mungkin uang daerah ini belum ada.

Menurut Sukur, sesuai jadwal, lama reses 5 hari, di mulai 19 Agustus 2025. Tetapi sampai sekarang, 20 Agustus 2025 belum jelas, terkatung-katung, kecewa sekali, ketusnya.

Baca Juga :  PMH Adat dan Budaya Amanuban Tegaskan Informasi Pemberian Gelar Raja Kepada Jokowi Tidak Benar

“Ini masa reses tiga periode tahun sidang periode dua ribu dua puluh empat-dua ribu dua puluh lima,” sambar Warus menambahkan.

Sedangkan Wakil Ketua Dua Sewargading S. J. Putera lebih memilih bungkam saat itu.

Hadir anggota DPRD Mabar pada kesempatan itu antara lain Andi Mama, Carles Dahang, dan Martinus Mitar. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara
Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WITA

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)

Rabu, 23 September 2026 - 10:38 WITA

Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Berita Terbaru