Moses Jala Watu Siapkan Kosan Gratis bagi Mahasiswa Ngada di Kupang - FloresPos Net

Moses Jala Watu Siapkan Kosan Gratis bagi Mahasiswa Ngada di Kupang

- Jurnalis

Senin, 2 September 2024 - 19:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, FLORESPOS.net-Moses Jala Watu, mantan Anggota DPRD Kabupaten Ngada mengatakan, dirinya sejak tahun 2009 membangun kos-kosan di Kota Kupang, ibu kota Provinsi NTT.

Kosan yang didirikannya dibangun sebelum ia menjadi Anggota DPRD Kabupaten Ngada.

Kata Moses, dalam 5 tahun berjalan banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan keuangan. Ada yang tidak sanggup membayar uang kos.

Melihat kondisi penghuni kosan tersebut, maka sejak tahun 2013 sampai sekarang kos-kosan dengan jumlah 12 kamar tersebut tidak lagi dipungut bayaran.

Baca Juga :  Harga Beras Capai Rp 17.000/Kg, Pemkab Ende akan Kembali Gelar Pasar Murah

Lokasi kos-kosannya berada di sekitar STIKES Maranatha Kupang didominasi oleh anak-anak Kabupaten Ngada juga beberapa orang dari kabupaten lainnya.

“5 tahun memang dipungut bayaran, namun sejak tahun 2013 saya jadikan sebagai kosan sosial,” kata Moses kepada Florespos.net, di Kupang, Senin (2/9/2024).

Saat ini Moses meminta agar yang bisa tinggal di tempatnya adalah anak-anak yang tidak mampu dari Kabupaten Ngada. Apa yang dilakukannya bukan karena dirinya menjadi Calon Wakil Bupati ataupun sebagai seorang politisi.

Baca Juga :  Bupati Ende Apresiasi Mosalaki Worhopapa, Akan Segera Ajukan Pembangunan Puskesmas Mudegagi

Tapi, katanya, keputusan dibuat merupakan bukti keterpanggilan hati untuk membantu sesama yang membutuhkan, terutama anak-anak yang berjuang mengemban ilmu di tanah rantau.

Anak-anak yang tinggal di tempatnya tersebut cuma membayar sendiri listrik dan membeli air yang juga telah disediakan wadah berupa tong air berupa fiber juga disediakan MCK yang memadai serta dapur. *

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap
Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya
IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Berita ini 1,766 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:09 WITA

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WITA

Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA