Ende Bebas ASF, Ini Langkah Benteng Wilayah - FloresPos Net

Ende Bebas ASF, Ini Langkah Benteng Wilayah

- Jurnalis

Rabu, 29 Mei 2024 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende, Provinsi NTT menyatakan hingga saat ini Ende masih bebas dari virus African Swine Fever (ASF).

Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji laboratorium verteiner Denpasar, Bali baru – baru ini.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende, Gadir Dean kepada florespos.net, Rabu (29/5/2024) mengatakan meski Ende masih aman dan bebas dari virus ASF yang menyerang ternak babi tetapi pemerintah melakukan langkah pencegahan untuk membentengi wilayah.

“Berdasarkan hasil uji laboratorium Denpasar Ende masih aman tapi kita harus lakukan langkah pencegahan dan membentengi wilayah,” katanya.

Baca Juga :  Ratusan Kepala Sekolah dan Guru di Ende Ikut Kegiatan Google For Education

Gadir mengatakan pemerintah melalui Dinas Pertanian dan Peternakan mengimbau kepada para penjual daging agar tidak membeli atau mengambil ternak babi atau ternak dari luar.

“Untuk saat ini kita imbau kepada saudara-saudara yang menjual daging babi dari luar,” katanya.

Pemerintah juga akan memperketat lalu lintas ternak babi dari kabupaten tetangga. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus.

Dinas Pertanian juga mengimbau kepada warga yang memiliki ternak babi agar melakukan langkah bio security di kandang. Masalah sanitasi harus diperhatikan sebagai langkah pencegahan.

Baca Juga :  Jelang PSU di Aesesa, Ini yang Dilakukan Bawaslu Nagekeo

“Lalu lintas ternak babi harus kita batasi. Pemilik ternak babi harus menerapkan bio scurity untuk mencegah,” katanya.

Dinas Pertanian dan Peternakan sudah turun ke lapangan melakukan penyemprotan disinfektan di kandang milik warga di beberapa kecamatan.

“Kami manfaatkan bantuan APBN yang masih tersisa turun ke lapangan semprot disinfektan di kandang warga,” katanya.

Gadir Dean juga sudah mengimbau kepada seluruh penyuluh dan dokter hewan di Ende untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Pulihkan Keceriaan Anak Pasca-Gempa, Tim JPIC SSpS Gelar Trauma Healing di SDK Ende 2
Pasca Gempa NTT, Dompet Dhuafa Siapkan 100 Rumah Sementara dan Renovasi Sekolah di Nagekeo
BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara
Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)
Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka
Berita ini 1,287 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:26 WITA

Pulihkan Keceriaan Anak Pasca-Gempa, Tim JPIC SSpS Gelar Trauma Healing di SDK Ende 2

Kamis, 24 September 2026 - 12:29 WITA

Pasca Gempa NTT, Dompet Dhuafa Siapkan 100 Rumah Sementara dan Renovasi Sekolah di Nagekeo

Rabu, 23 September 2026 - 21:36 WITA

BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 September 2026 - 17:53 WITA

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 17:25 WITA

Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata

Berita Terbaru

Deputi V BNPB dan Wabup gada,Bernadinus Dhey gebu.

Nusa Bunga

BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:36 WITA