Antrean panjang yang terjadi hampir setiap hari ini dinilai sudah sangat meresahkan karena memicu kemacetan parah dan mengganggu aktivitas ekonomi warga.
“Sebenarnya ada apa, karena dua tahun terakhir sering antre. Kalau alasan masalah kapal, mengapa sampai saat ini belum bisa diselesaikan,” kata Anton G. Gadi.
Ia meminta agar lembaga DPRD Ende memanggil pihak Pertamina khsususnya Terminal BBM Ende untuk menjelaskan kondisi ini. Jika kondisi ini dibiarkan maka masyarakat menjadi korban.
“DPRD Ende harus panggil dan minta penjelasan dari Pertamina, apa masalahnya sehingga dua tahun ini kita sering antre panjang dan sulit dapat BBM,” katanya.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










