Pihak SPBU yang dikonfirmasi media ini menyebutkan antrean itu terjadi karena keterlambatan pasokan BBM dan pengurangan kuota.
Salah seorang pengawas SPBU di Ende mengatakan sejak Sabtu (10/10/2026) mendapat pengiriman pertalite dari Maumere, Kabupaten Sikka. Pertalite yang diterima oleh SPBU sebanyak 8 KL.
“Sejak Sabtu kemarin kami dapat pasokan dari Maumere sebanyak 8 KL. Ini tentu kurang karena normalnya itu 16 KL”, kata Oktovianus Li, Pengawas SPBU 54.86.303 di jalan W.Z Yohanes, Kelurahan Paupire, Kota Ende.
Sementara pada hari minggu tidak pasokan maka saat hari senin terlihat ada antrean dengan kondisi stok yang tersedia sebanyak 8 KL.
Pihak SPBU mengatakan tidak mengetahui secara alasan pasti terkait pengedropingan pertalite dari Maumere, Kabupaten Sikka.
“Kami tidak tahu pasti, yang disampaikan itu hanya alasan kapal terlambat ke terminal BBM Ende,” kata Oktovianus.
Fenomena ini memantik reaksi warga Ende. Warga khususnya pengendara di Kabupaten Ende mempertanyakan kondisi yang sering terjadi di SPBU di Kota Ende.
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










