Sebagian Warga Aeramo Mulai Kembali ke Rumah, Serahkan Tenda untuk Korban Terdampak Parah - FloresPos Net

Sebagian Warga Aeramo Mulai Kembali ke Rumah, Serahkan Tenda untuk Korban Terdampak Parah

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Seminggu lebih pasca gempa M7,7 di Laut Flores, sebagian warga Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo mulai kembali ke kediaman masing-masing.

“Saya dan beberapa warga lain hari ini kembali ke rumah. Setelah dicek, rumah saya aman, hanya ada retak kecil. Biar tenda dan bantuan bisa lebih fokus ke saudara kita yang rumahnya rusak parah,” uja salah warga Desa Aeramo, Jek Mapa saat ditemui wartawan, Minggu (23/8/2026).

Keputusan untuk pulang ini, kata Jek, bukan karena mengabaikan situasi. Justru sebaliknya, agar pemerintah, BPBD, dan para relawan bisa lebih fokus menangani warga yang terdampak paling berat akibat gempa 15 Agustus 2026 lalu.

Baca Juga :  Sebelas Partai Pengusung Melki-Johni Target Raih Suara 70 Persen dari Ende

“Di Aeramo masih banyak rumah yang roboh, ada juga yang berduka. Kalau kami yang rumahnya aman tetap di tenda, kasian mereka. Logistik, tenaga, dan perhatian jadi terbagi,” lanjutnya.

Gempa magnitudo 7,7 yang berpusat 30 km timur laut Mbay, Nagekeo pada 15 Agustus lalu, merusak ribuan rumah di NTT. Hingga kini BMKG masih mencatat gempa susulan dan mengimbau warga tetap waspada.

Pemerintah Desa Aeramo sendiri terus melakukan pendataan bersama tim dari kecamatan. Data itu menjadi dasar penyaluran bantuan makan, kesehatan, hingga rencana rehab rumah bagi warga terdampak.

Baca Juga :  Balai Latihan Kerja Yepersukna Telah Hasilkan 64 Peserta Terserap Dunia Kerja

Imbauan serupa juga sudah disampaikan oleh berbagai pihak bagi warga yang rumahnya dinyatakan aman oleh perangkat desa atau tim teknis, diminta segera kembali ke rumah. Tujuannya agar posko pengungsian dan bantuan bisa diprioritaskan untuk keluarga yang benar-benar kehilangan tempat tinggal.

“Ini bentuk gotong royong kita.To’o Jogho Waga Sama. Yang bisa pulang, pulang dulu. Yang belum bisa, kita kuatkan bersama,” tutup Jek.

Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan kerusakan rumah di Desa Aeramo masih terus berjalan. Pemerintah daerah berkomitmen menyalurkan bantuan secara bertahap sesuai data yang masuk dari desa/kelurahan. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Pesan Rektor Unipa Bagi 708 Wisudawan Wisudawati: Jangan Menjadi Sarjana Kertas
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA