Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan - FloresPos Net - Page 2

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban juga sebut Rikardus, mengaku selama beberapa waktu terus berada di bawah tekanan dan ancaman dimana terduga pelaku diduga mengancam akan membunuh korban, kedua orang tuanya, serta anggota keluarga lainnya apabila peristiwa tersebut diceritakan kepada siapa pun atau dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

“Akibat dugaan perbuatan tersebut, korban kemudian hamil dan melahirkan seorang anak. Kondisi itu menyebabkan korban mengalami trauma psikologis yang hingga kini belum pulih,” tuturnya.

Menurut Rikardus, korban mengatakan selama terduga pelaku masih bebas, rasa takut korban terus menghantui kehidupan sehari-harinya.

Ia menyesalkan, korban sudah terlalu lama menunggu keadilan dan secara psikologis korban sangat terpukul dan selama terduga pelaku belum ditangkap, korban tidak pernah benar-benar merasa aman.

Baca Juga :  Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende

Karena pihaknya meminta penyidik segera mengambil langkah konkret untuk menangkap terduga pelaku yang telah melarikan diri ke Kalimantan agar proses hukum bisa segera berjalan.

Sementara itu, ibu korban, Inessensia Ledo, mengatakan keluarganya hingga kini masih hidup dalam kecemasan dan hidup dalam ketakutan.

Ia mengaku ancaman yang pernah disampaikan terduga pelaku membuat seluruh anggota keluarga selalu waspada dan tidak pernah merasa tenang dan anaknya pun sampai saat ini masib mengalami trauma.

“Kami sebagai orang tua juga tidak pernah tenang karena dulu kami diancam akan dibunuh apabila kasus ini dilaporkan. Sampai sekarang rasa takut itu masih ada. Kami hanya berharap polisi segera menangkap dia agar anak kami memperoleh keadilan dan keluarga kami bisa hidup dengan aman,” ujarnya.

Baca Juga :  Menyedihkan,  Rumah Terbakar Ketika Pemilik Rumah Rawat Anak di RSU Ruteng

Menurut Inessensia, keluarga juga mempertanyakan mengapa hingga kini terduga pelaku belum berhasil diamankan, padahal perkara tersebut telah dilaporkan sejak tahun 2024 dan proses penyidikannya telah berlangsung cukup lama.

“Kami hanya ingin ada kepastian hukum. Jangan biarkan korban terus menunggu sementara terduga pelaku masih bebas. Kami percaya polisi bisa menemukannya apabila segera berkoordinasi dengan kepolisian di Kalimantan,” katanya.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara
Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WITA

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)

Rabu, 23 September 2026 - 10:38 WITA

Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Berita Terbaru