Menghilang Usai Mencari Kayu, Tim SAR Gabungan Dikerahkan ke Lokasi - FloresPos Net

Menghilang Usai Mencari Kayu, Tim SAR Gabungan Dikerahkan ke Lokasi

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 12:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere menerima informasi pada 22 Juli 2025 bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia terhadap nenek Tomasine Bura yang berusia 63 tahun dan beralamat di Desa Wuliwutik Nilo, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Fathur Rahman Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator) mengatakan, didapatkan informasi dari pelapor yang merupakan Keluarga korban bahwa pada tanggal 18 Juli 2025 sekitar pukul 13.30 Wita nenek Tomasine Bura berangkat dari rumah untuk mencari kayu di kebun Desa Wuli.

Baca Juga :  Ketika Suster Eustochia, SSpS Gemakan Wasiat Karya Kemanusiaan Tidak Boleh Mati

“Namun sampai sore hari Nenek Tomasine tak kunjung kembali, telah diupayakan pencarian oleh keluarga korban dan warga Desa Wuliwutik namun belum ditemukan hingga akhirnya melapor kejadian tersebut ke Kantor SAR Maumere,” terang Fathur, Kamis (24/7/2025).

Fathur melanjutkan,Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere langsung bergerak ke lokasi kejadian usai menerima informasi dengan membawa peralatan mountenering serta drone thermal.

Baca Juga :  Isteri Tersangka Pencabutan Plang PT. Krisrama Minta Pemda Sikka Bebaskan Suami Mereka

Lanjutnya, hingga hari ini Kamis (24/7/2025) yang merupakan hari ketiga pencarian, tim masih terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan menyusuri perbukitan di kebun dan hutan Desa Wuliwutik.

“Kita semua berharap nenek Tomasine Bura segera ditemukan oleh Tim dengan selamat.Kami masih terus berupaya melakukan pencarian korban,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat
Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027
Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat
Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’
Diving di Teluk Maumere, Tiga Penyelam WNA Belum Ditemukan Satu Lainnya Selamat
Rayakan HUT ke-25, Stipas KAK Gelar Futsal dan Bola Voly
Kodim Sikka Kebut Pengerjaan Jembatan Gantung dan Beton Sebelum Musim Hujan Tiba
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:43 WITA

Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’

Berita Terbaru