Pemkab Manggarai Barat Segera Kirim Proposal ke Kementerian Kelautan dan Perikanan - FloresPos Net

Pemkab Manggarai Barat Segera Kirim Proposal ke Kementerian Kelautan dan Perikanan

- Jurnalis

Rabu, 9 Juli 2025 - 15:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) melalu Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) akan segera mengirimkan proposal ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI) di Jakarta.

Proposal dimaksud berasal dari dua warga Pulau Rinca, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Komodo yang ingin membudidayakan kerang mutiara.

Sedangkan proposal dari beberapa kelompok nelayan asal Pulau Boleng Kecamatan Boleng dan kelompok nelayan dari Desa Nanga Barat Kecamatan Masang Pacar, semua Mabar, sudah dikirim DKPP Mabar ke Dinas terkait (Kelautan dan Perikanan) Provinsi NTT. Proposal dimaksud terkait budidaya rumput laut.

Demikian Kepala DKPP Mabar, Fantici Reynilda kepada media ini di Labuan Bajo belum lama ini. Kadis yang disapa In itu didamping Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan P2HP, Hari Setiawan.

Baca Juga :  Festival Pesona Kebangsaan 2024: Napak Tilas Lahirnya Pancasila

Kata Kadis In, DKPP Mabar keterbatasan anggaran terkait budidaya kerang mutiara. Karenanya proposal masyarakat Pulau Rinca dikirim ke KKP.

“Dan selama ini urusan mutiara tidak lagi di kabupaten (Mabar), tidak ada lagi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mabar dari sumber satu itu (mutiara). Sepertinya mutiara menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (NTT),” ungkapnya.

Setiawan menambahkan, Dinasnya tidak lagi menangani mutiara sejak 2018. Di Mabar ada beberapa perusahan yang budidaya kerang mutiara, antara lain lokasinya di Pulau Pungu, Kelumpang, dan Wae Nepa.

“Tapi yang terakhir (Wae Nepa) kabarnya tidak lagi beroperasi, sebabnya tidak tahu,” katanya.

Dua proposal dari masyarakat Pulau Rinca yang berniat budidaya kerang mutiara, lanjut Setiawan, kini sedang dalam proses penyatuan oleh DKPP Mabar untuk dikirim ke KKP RI di Jakarta.

Baca Juga :  BENTARA NET: Sinergi Kolektif Menjawab Tantangan

“Proposal itu menjadi proposal Pemerintah Daerah (Pemkab) Mabar,” katanya.

Sedangkan terkait budidaya rumput laut di Mabar, masih Setiawan, dulu banyak kelompok nelayan setempat yang bergerak di usaha itu. Tapi tahun-tahun belakangan sudah tidak ada karena iklim tidak menentu, terkena penyakit ice-ice.

Sekarang, di 2025 ini baru ada lagi masyarakat nelayan yang mau budidaya rumput laut. DKPP Mabar sudah mengirim proposalnya ke dinas terkait di Provinsi NTT, Setiawan menambahkan.

“Kita hanya akan beri kepada kelompok nelayan yang sudah berpengalaman biar berhasil,” sambung Kadis In. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai
Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi
Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka
Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores
Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka
9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat
Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:46 WITA

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Kamis, 10 September 2026 - 20:16 WITA

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi

Kamis, 10 September 2026 - 19:22 WITA

Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores

Kamis, 10 September 2026 - 15:50 WITA

Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka

Berita Terbaru

Nusa Bunga

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:46 WITA

Opini

Ketika Nafas Mereka Berakhir di Lembah Baliem

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:23 WITA

Pius Jemadu, S.Fil.

Opini

Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:11 WITA