Timnas Indonesia Sukses Taklukkan China 1-0 di GBK - FloresPos Net

Timnas Indonesia Sukses Taklukkan China 1-0 di GBK

- Jurnalis

Jumat, 6 Juni 2025 - 00:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perayaan gol Ole Romeny bersama Jay Idzes dalam partai Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Timnas Indonesia vs China di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis (5/6/2025).(KOMPAS.com/Adil Nursalam)

Perayaan gol Ole Romeny bersama Jay Idzes dalam partai Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Timnas Indonesia vs China di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis (5/6/2025).(KOMPAS.com/Adil Nursalam)

JAKARTA, FLORESPOS.net -Timnas Indonesia sukses mengalahkan China dengan skor 1-0 pada ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.  Pertandingan timnas Indonesia vs China berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/6/2025) malam WIB.

Satu-satunya gol Garuda tercipta dari tendangan penalti Ole Romeny pada menit ke-45. Hasil ini membuat posisi Indonesia naik ke urutan ketiga klasemen Grup C dengan 12 poin.

Indonesia berada di bawah Jepang (20 poin) dan Australia (16), serta mengungguli Arab Saudi (10), Bahrain (6), dan China (6).

Sejak peluit kick off berbunyi, Indonesia langsung menyerang. Ricky Kambuaya melepas tendangan spekulasi pada menit kedua yang tak membahayakan gawang China.

China balas mengancam pada menit kelima lewat serangan balik. Beruntung, tembakan Wang Yudong juga melebar.  Tim tamu mendapat kesempatan lewat sepak pojok, tetapi dengan mudah bola dimentahkan.

Momen itu membuka peluang serangan balik untuk Indonesia. Ricky Kambuaya mencoba menggiring bola ke depan, tapi terhenti setelah jersey-nya ditarik Xu Haoyang yang membuatnya tersungkur.

Baca Juga :  Malam Ini China Vs Indonesia: STY Sebut 2 Faktor Kunci Penentu Hasil Akhir

Garuda terus menekan dan hampir mencetak gol pada menit ke-20 andai tendangan Ole Romeny tidak melenceng ke kanan gawang. Peluang besar untuk China datang dari sepak pojok dua menit kemudian.

Ayunan bola Wang Shangyuan disambut header Han Pengfei dari jarak dekat yang masih melambung.  Indonesia membangun serangan tiga menit kemudian yang membuat Ole Romeny punya ruang tembak.

Namun, tendangannya juga gagal menemui sasaran.Ole lagi-lagi dapat kesempatan emas pada menit ke-28, tetapi tembakannya kali ini mengarah langsung ke pelukan kiper Wang Dalei.

Menjelang akhir babak pertama, wasit menunjuk titik putih dan memberikan tendangan penalti untuk Indonesia.  Keputusan itu dibuat setelah wasit memantau VAR dan menilai Ricky Kambuaya dilanggar Yang Zexiang di kotak terlarang.

Ole Romeny yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh Wang Dalei dan menendang bola ke pojok kiri gawang.

Baca Juga :  Sekda Sikka Tegaskan Evaluasi Renja PD Bukan Sekadar Evaluasi Administrasi

Egy Maulana hampir saja mencetak gol kedua untuk Indonesia pada injury time. Namun, tendangannya mampu diblok pemain lawan. Kiper Indonesia, Emil Audero, melakukan penyelamatan krusial pada awal babak kedua, tepatnya menit ke-47.

Wang Yudong melepaskan tembakan jarak jauh ke pokok kanan. Namun, Emil dengan sigap menahan si kulit bulat dan menjaga gawangnya tetap aman.

Serangan Indonesia menciptakan kesempatan bagi Egy Maulana Vikri pada menit ke-60. Sayangnya, upaya Egy gagal karena bolanya melambung dan melebar ke kiri.

Pergerakan Celvin Verdonk di sayap kiri memberi ancaman untuk China pada menit ke-79. Verdonk sukses mengoper bola ke Beckham Putra yang meneruskanya ke Ole Romeny.

Tendangan pertama Ole Romeny mampu diblok kiper China dan bola memantul lagi ke arahnya. Namun, percobaan keduanya juga tak berbuah gol karena melebar.

Papan skor tak berubah hingga wasit membunyikan peluit panjang dan Indonesia memastikan kemenangan 1-0. *

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kompas.com

Berita Terkait

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya
POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WITA

Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban

Senin, 21 September 2026 - 21:01 WITA

Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya

Senin, 21 September 2026 - 19:54 WITA

Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan

Senin, 21 September 2026 - 19:40 WITA

Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih

Berita Terbaru