Dua Anak Yatim Dapat Kado Paskah dari Kapolres Nagekeo - FloresPos Net

Dua Anak Yatim Dapat Kado Paskah dari Kapolres Nagekeo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Maret 2024 - 10:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Kapolres Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), AKBP Andrey Valentino memberikan kado Paskah bagi dua orang anak yatim piatu. Dua anak tersebut, masing-masing Novelia Uta (17) dan adiknya Prisilia Avia Kue (7), warga Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa.

Saat penyerahan kado Paskah, Kapolres Nagekeo didampingi Wakapolres Nagekeo Kompol Januarius Seran dan Ketua Bhayangkari Cabang Nagekeo Ny. Widya Andrey Valentino.

“Kami berikan ini tidak seberapa, tetapi kami berharap agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Saya juga berharap agar adik Novelia dan Prili jangan putus asa. Tetap semangat menjalani pendidikan,” kata Kapolres Andrey, Kamis (28/3/2024).

Baca Juga :  Ketua DPD PAN Rofin Kabelen Daftar Bakal Calon Wabup Flotim di DPD Partai Perindo

Kapolres Andrey menyampaikan pesan kepada kedua kakak beradik untuk terus belajar memperdalam ilmu baik agama maupun sekolah atau umum sehingga apa yang dicita-citakan dapat terwujud.

“Kita polres Nagekeo selau terbuka mendengarkan keluh kesa anak yatim piatu apa bila mendapatkan kesulitan atau kendala,” katanya.

Novelia Uta yang saat ini duduk di bangku Kelas VII SMP di Kota Mbay itu mengisahkan tentang hidupnya setelah ditinggal mati kedua orang tuanya sejak 2 tahun lalu.

Baca Juga :  Warga Apresiasi Pemda Nagekeo dan Harapkan Lanjutan Program Cetak Sawah

Dia memiliki seorang adik bernama Prisilia Avia Kue berumur 7 tahun yang juga masih mengenyam pendidikan di SDK Stella Maris Marapokot.

Kedua anak itu diasuh oleh kakeknya yang hidup serba kekurangan. Mereka tinggal di sepetak rumah yang tidak layak huni di sebelah kandang ayam.

Untuk menyambung hidup, sang kakek membantu menggarap sawah tetangga dengan dibantu dua cucunya itu. Prili, sang adik mengisahkan, sehari-hari mereka cuma makan pisang dan ubi. Tak jarang mereka ke sekolah dengan perut lapar. *

Penulis: Arkadius Togo I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Perarakan Patung Bunda Maria Asumpta Nusantara Awali Rangkaian Festival Golo Koe 2026
Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik
Sentuhan Kasih Bhayangkari: Ny. Tantri Levi Gelar Rangkaian Aksi Sosial dan Edukasi Hukum di Manggarai
Tiga Kampung di Manggarai Barat Akhirnya Menikmati Air Bersih
Wabup Weng Optimis PAD Manggarai Barat Capai Target
Produktivitas Padi Musim Panen 2026 di Ende Menurun, Gadir Sebut Pemicunya
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:02 WITA

Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:59 WITA

Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:42 WITA

Perarakan Patung Bunda Maria Asumpta Nusantara Awali Rangkaian Festival Golo Koe 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:20 WITA

Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:41 WITA

Sentuhan Kasih Bhayangkari: Ny. Tantri Levi Gelar Rangkaian Aksi Sosial dan Edukasi Hukum di Manggarai

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran

Sabtu, 11 Jul 2026 - 19:02 WITA