Bank Dunia Segera Bangun Reservoar Tiwu Nampar NTT Setelah Lokasinya Dikeluarkan dari HPL - FloresPos Net

Bank Dunia Segera Bangun Reservoar Tiwu Nampar NTT Setelah Lokasinya Dikeluarkan dari HPL

- Jurnalis

Jumat, 8 Desember 2023 - 13:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Bank Dunia dikabarkan akan segera membangun reservoar di Desa Tiwu Nampar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (NTT), demi menjamin ketersedian air minum bersih di kawasan itu  setelah lokasinya dikeluarkan dari Hak Pengelolaan Lahan (HPL).

Selama ini lokasi reservoar di Desa Tiwu Nampar adalah bagian dari HPL, disamping sejumlah zona di 4 desa di Kecamatan Komodo yang juga masuk stambuk HPL.

Keempat desa dimaksud yakni Macang Tanggar, Golo Pongkor, Warloka, dan Tiwu Nampar. Luas HPL di keempat desa tersebut lebih dari 3 ribu hektare (Ha).

Theresia P. Asmon, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UMKM (Nakertranskop-UMKM) Mabar mengatakan, sehubungan dengan persoalan HPL di 4 desa di Kecamatan Komodo sudah ada kabar baik.

Pemerintah Pusat (Pempus) melalu Kementerian/Kelembagaan terkait sudah mengabulkan usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar supaya mengeluarkan tanah milik masyarakat, tanah ulayat dan fasilitas umum dari HPL.

Baca Juga :  Kapolri: Kejahatan Transnasional Sebagai Musuh Bersama

Kadis Asmon mengatakan itu menanggapi media ini di Labuan Bajo baru-baru ini, terkait perkembangan penyelesaian persoalan HPL di daerah itu. Nakertranskop- UMKM adalah instansi yang menangani masalah HPL di Mabar sejauh ini.

Kabar gembira terkait HPL, kata Kadis Asmon, antara lain lokasi pembangunan reservoar oleh Bank Dunia di Desa Tiwu Nampar akan segera dilakukan Pempus, termasuk 1 sekolah, SD, di desa tersebut juga akan segera keluar dari HPL.

Apabila Pempus sudah resmi mengeluarkan lokasi tersebut dari HPL maka Bank Dunia segera membangun reservoar di Tiwu Nampar.

“Banyak sarpras (sarana prasarana) yang mau bangun di empat desa itu selama ini. Tapi karena persoalan HPL maka itu tidak bisa. Status lahan harus pasti, termasuk untuk Bank Dunia,” ujar Kadis Asmon.

Sehubungan dengan ini pula, yang hampir pasti yang keluar pertama dari HPL yakni lokasi pembangunan reservoar di Desa Tiwu Nampar dan satu SD di desa itu juga. Sedangkan yang lain belum.

Baca Juga :  Melalui KONTRAS, BPOLBF Terus Lebarkan Sayap kolaborasi bersama Komunitas Floratama

Oleh karena itu, masyarakat dan Pemerintah Desa di 4 desa segera melengkapi data dukung terkait ini supaya lepas atau keluar dari HPL, ungkap Kadis Asmon.

Sebelumnya, Wakil Bupati Mabar Yulianus Weng juga bernada serupa.

Kepada Florespos.net, Wabup Weng mengatakan, Bank Dunia belum bisa membangun reservoar di Desa Tiwu Nampar karena lokasinya masuk dalam HPL.

Pemkab Mabar terus berjuang agar semua lahan yang masuk dalam HPL di 4 desa di Kecamatan Komodo keluar dari HPL, baik tanah milik pribadi masyarakat, tanah ulayat dan fasilitas umum, katanya.

Diberita media ini sebelumnya, Hak Pengelolaan Lahan Manggarai Barat bagai menguraikan benang kusut, kata Wabup Mabar Yulianus Weng. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan
Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores
Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo
Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal
PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen
182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WITA

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan

Selasa, 29 September 2026 - 19:50 WITA

Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores

Selasa, 29 September 2026 - 19:46 WITA

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 September 2026 - 17:52 WITA

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WITA

PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:46 WITA

Nusa Bunga

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:52 WITA