RUTENG, FLORESPOS.net-Kendati belum diketahui kerangka siapa yang ditemukan dalam rumah terbakar di Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Selasa (28/11/2023) malam, tetapi kondisi kerangka terlihat utuh alias tidak terpotong-Potong.
Hal itu disampaikan Kapolres AKBP Edwin Saleh melalui Kasat Reskrim Hendrick Risqi Ario Bahtera menjawab wartawan di Ruteng, Kamis (30/11/2023) tentang rumor, korban yang meninggal itu dipotong-potong, hingga kepala tidak bersama badannya sebelum dibakar dalam rumah.
“Kasat mata, kita lihat utuh saja kerangkanya,” katanya.
Kerangka yang terlihat utuh itu mulai kepala, badan, dan kaki. Secara keseluruhan terlihat lengkap kerangka seorang manusia.
Hanya yang menjadi soal, demikian Kasat Risqi, kerangka yang ditemukan itu milik siapa.
Karena itulah, pihaknya bekerja ekstra keras dan teliti untuk mengungkapkan identitas kerangka dan apa sebenarnya yang terjadi pada keluarga tersebut.
Satu-satunya upaya untuk memastikan identitas kerangka adalah mengetahui deoxyribonucleic acid (DNA)-nya dan dicocokkan dengan DNA anggota keluarganya. Proses itu sedang jalan agar nanti diketahui identitas yang meninggal itu.
Sebelumnya, Kapolsek Reok, Ipda I Komang Agus Budiawan mengatakan, penyelidikan sedang dilaksanakan atas kebakaran rumah milik Ismail di Kampung Niu, Kelurahan Mata Air, Reok.
“Di dalam rumah yang terbakar ditemukan kerangka manusia. Tim dari Ruteng sedang dalam perjalanan ke Reo untuk melakukan identifikasi kerangka manusia dan kebakaran rumah itu,” katanya.
Kasus kebakaran rumah di Reo, seperti diberitakan media ini sebelumnya terjadi Selasa (28/11/2023) Pkl. 23.00 Wita. Rumah yang terbakar itu milik suami dan istri Ismail dan Fitriani dengan dua anaknya yang kembar.
Kasus ini menarik perhatian publik karena rumor bahwa ada unsur pembunuhan. Dugaannya, istri dibunuh suaminya dan lalu rumahnya dibakar. *
Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando










