Dinas Peternakan Kembangkan Sapi, Babi, dan Kambing Demi Peningkatan Ekonomi Masyarakat Mabar - FloresPos Net

Dinas Peternakan Kembangkan Sapi, Babi, dan Kambing Demi Peningkatan Ekonomi Masyarakat Mabar

- Jurnalis

Senin, 19 Juni 2023 - 08:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun- tahun terakhir konsen melakukan pengembangbiakan sapi, babi, dan kambing.

Kepala Dinas PKH Mabar, Abidin, mengatakan, instansinya lakukan itu demi peningkatan ekonomi masyarakat setempat, disamping untuk mendongkrak penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Mabar.

Kepada FloresPos. Net di Labuan  Bajo baru-baru ini, Kadis Abidin mengungkapkan, total luas lahan untuk tiga jenis ternak tersebut 15 hektare (ha), masing-masing 5 ha.  Semua area 15 ha dimaksud milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab)/Dinas PKH Mabar.

Lebih jauh diungkapkan, lokasi pengembangbiakan babi di Desa Repi Kecamatan Lembor Selatan. Luas lahan 5 ha. Kegiatan pembiakan sejak beberapa tahun lalu dan sudah menghasilkan.

Baca Juga :  Tindaklanjuti Keluhan Masyarakat, Ombudsman NTT Sidak Samsat TTS

Kebutuhan akan babi masyarakat sangat tinggi. Mereka membeli di UPTD PKH Mabar di Repi. Harga terjangkau, dari yang kecil/anak sampai yang besar.

“Pernah kita jual satu babi jantan besar enam belas juta rupiah. Dan itu pembeli ambil langsung di kandangnya di Repi, “kata Kadis Abidin.

Selama ini, menurur Kadis Abidin, salah satu sumber penerimaan PAD terbesar Dinasnya dari Babi. Pada 2022 sumbangan dari sini, babi, Rp. 200 juta. Dan 2023 untuk sementara Rp. 100 juta.

Baca Juga :  Utang Pelanggan Perumda Air Minum Ende Capai Rp 15 Miliar, Heri Gani Sebut Ganggu Pelayanan

Babi potensi besar untuk PAD dan  peningkatan ekonomi masyarakat Mabar. Pemasukan besar. Banyak  masyarakat butuh babi. Urusan adat istiadat/budaya setempat Mabar butuh babi dan lain-lain, kata Kadis Abidin.

Lanjut Kadis Abidin, untuk lokasi pengembangbiakan sapi di Desa Siru, Kecamatan Lembor, luas lahan 5 ha. Program ini mulai realisasi 2023. Jumlah induk dan pejantan 17 ekor.

Pengembangbiakan kambing di Cowang Anak, Kecamatan Sano Nggoang. Luas lahan juga 5 ha, tutup Kadis Abidin, tanpa merincikan. ***

Penulis:  Andre Durung/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara
Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)
Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka
Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:36 WITA

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 September 2026 - 17:53 WITA

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 17:31 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)

Rabu, 23 September 2026 - 17:25 WITA

Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata

Rabu, 23 September 2026 - 15:57 WITA

Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka

Berita Terbaru

Deputi V BNPB dan Wabup gada,Bernadinus Dhey gebu.

Nusa Bunga

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:36 WITA