BPBD Manggarai Turun ke Lokasi Bencana Desa Mata Wae - FloresPos Net

BPBD Manggarai Turun ke Lokasi Bencana Desa Mata Wae

- Jurnalis

Jumat, 5 Mei 2023 - 15:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Pasca dilaporkan detail tertulis dari Desa Mata Wae, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai, telah turun ke lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor kemarin.

Kepada wartawan per telepon, Jumat (5/5/2023), Kepala Pelaksana BPBD Manggarai, Stefanus Tawar mengatakan, laporan tertulis telah diterima BPBD dari Desa Mata Wae.

Dia mengatakan, laporan itu telah diikuti dengan kegiatan pengecekan ke lokasi bencana alam, pekan lalu itu.

“Ya, laporan tertulis sudah diterima. Kita pun telah meresponsnya,” katanya.

Dikatakan, personel BPBD telah turun ke Desa Mata Wae kemarin untuk mengecek langsung keadaan di lapangan. Seperti apa kondisi riil bencana alam itu nanti akan diketahui dari tim yang turun ke lokasi bencana alam.

Baca Juga :  Peringati Hari Perawat Sedunia, PPNI TC Hillers Maumere Gelar Pengobatan Gratis di Kapela Nangalimang

Menurutnya, tim itu melakukan identifikasi lapangan atas laporan bencana alam baik yang menimpa rumah, lahan perkebunan, lahan pertanian, hingga sarana dan fasilitas publik yang terkena bencana alam itu.

Sebelumnya, Kades Mata Wae, Marten Don mengatakan, pihaknya telah melaporkan secara tertulis kejadian bencana banjir bandang dan tanah longsor di desanya, kemarin dulu di Ruteng. .

“Laporan tertulis itu merupakan susulan atas laporan lisan langsung pasca bencana alam, Kamis (27/4/2023),” katanya.

Bencana yang terjadi, mantan wartawan itu menjelaskan, sangat berdampak bagi warga karena menerpa lahan pertanian dan perkebunan masyarakat. Yang paling buruk adalah sawah seluas satu hektar hancur tertutup banjir.

Baca Juga :  Kukuhkan 1.314 Lulusan PPG, Pesan Rektor Uniflor: 'Jadilah Pendidik yang Terus Belajar'

“Pengaruhnya ke ekonomi warga yang terkena bencana alam itu. Kita harapkan ada perhatian dan intervensi sembako ke Mata Wae,” katanya.

Bencana alam di Desa Mata Wae, Kecamatan Satar Mese Utara, Manggarai seperti diberitakan media ini sebelumnya, terjadi Kamis pekan lalu, akibat hujan lebat yang berlangsung berjam-jam di kawasan tersebut. Hujan menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor.

Banjir meluap ke mana-mana, termasuk ke sawah dengan padi yang siap panen. Banjir yang menghanyutkan material menutupi kali-kali yang ada sehingga banjir mengalir ke jalan raya, kebun, dan sawah masyarakat. *

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Caritas Distribusikan Paket Bantuan ke 31 Paroki Terdampak Gempa di Keuskupan Ruteng
Kapolres Ende Gunakan Helikopter Distribusi Bantuan ke Dua Desa Terisolir di Ende
Anggota DPRD Ende Desak Pemerintah Buka Media Center di Posko Tanggap Darurat
BPJS Ketenagakerjaan Sikka Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores, Himbau Warga Manfaatkan Relaksasi oleh Pemerintah
Pasca Gempa Flores, Proses Belajar Mengajar di Sikka Dimulai Akhir Agustus
Jusuf Kalla Minta Warga Terdampak Gempa Flores Dilibatkan Dalam Pembangunan Pasca Gempa
Kapolda NTT Sambangi Istana Keuskupan Agung Ende dan Salurkan Bantuan
BNPB Fasilitasi Pemulangan Pengungsi Terpusat di Kota Maumere
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:58 WITA

Caritas Distribusikan Paket Bantuan ke 31 Paroki Terdampak Gempa di Keuskupan Ruteng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:54 WITA

Kapolres Ende Gunakan Helikopter Distribusi Bantuan ke Dua Desa Terisolir di Ende

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:35 WITA

Anggota DPRD Ende Desak Pemerintah Buka Media Center di Posko Tanggap Darurat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:25 WITA

BPJS Ketenagakerjaan Sikka Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores, Himbau Warga Manfaatkan Relaksasi oleh Pemerintah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:07 WITA

Jusuf Kalla Minta Warga Terdampak Gempa Flores Dilibatkan Dalam Pembangunan Pasca Gempa

Berita Terbaru