Curi di Reo, Polisi Bekuk Pelakunya di Kota Ruteng - FloresPos Net

Curi di Reo,  Polisi Bekuk Pelakunya di Kota Ruteng

- Jurnalis

Rabu, 14 Juni 2023 - 14:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Mobilitas pencuri sangat cepat begitu usai beraksi seperti kejadian di Manggarai, NTT. Curi di Reo, tetapi pelakunya dibekuk di Kota Ruteng.

Dihubungi wartawan, Rabu (14/6/2023), Kapolres AKBP Edwin Saleh melalui Humas Ipda I Made Budiarsa mengatakan, tiga pemuda dicokok polisi karena adanya laporan masuk hilangnya lima handphone penghuni asrama di Kota Reo, kemarin.

“Tim Jatanras segera bergerak pasca adanya laporan. Dalam hitungan jam, polisi menangkap tiga pemuda tidak di Reo, tetapi Kelurahan Pitak, Kota Ruteng, kemarin,” katanya.

Dikatakan, maling yang mencuri handphone itu, yakni SAV (18) pria yang berprofesi sebagai nelayan dan beralamat di Kampung Pandang Gaya, Kelurahan  Wangkung, Kecamatan Reok;

Baca Juga :  Hama Serang Jagung Petani di Adonara Timur--Babi Hutan dan Tikus Jadi Penyebab Utama

Lalu, HR (18) pria yang berpekerjaan sebagai petani dengan alamat di Boncu Kode, Desa Perak, Kecamatan Cibal; dan ASV (18), pria, pekerjaan petani yang beralamat di Kampung Wetok, Desa Langkas, Kecamatan Cibal.

Dalam penangkapan tiga pemuda, demikian Humas Budiarsa, ikut diamankan barang bukti handphone, yakni handphone Redmi 9c warna orange, handphone Vivo warna biru hitam, handphone  Vivo warna biru putih, handphone  Samsung J2 Prime warna silver, dan handphone  Vivo warna hitam.

Ikut diamankan juga kendaraan yang digunakan para pencuri seperti sepeda motor Honda Revo warna biru dan sepeda motor Honda Supra Fit warna hijau.

Saat ini,  para pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Manggarai. Selanjutnya penyelidikan dan penyidikan diserahkan ke Unit Tindak Pidana Umum untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Klub Flores United FC Daftar ke Askab Ende, Siap Bina Potensi Pesepakbola Lokal

Menurutnya, sesuai dengan hasil interogasi, tiga pelaku beraksi dini hari Selasa (14/6/2023). Dua tempat berbeda yang dimasuki para pencuri di Kota Reo.

Lokasinya di Asrama Santika di Kelurahan Barang Kolong, Kelurahan Mata Air dan di Kampung Haji, Kelurahan Reo.

Sebelumnya, warga Kota Ruteng, Herman Radus mengatakan, pencurian itu memang selalu meresahkan. Kenyamanan siapapun sangat terusik karena khawatir barangnya dicuri kapan saja.

“Untuk kasus pencurian, baiknya pelaku dihukum berat agar yang lain jera. Kalau ringan saja, orang merasa biasa saja,”katanya. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar
Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama
Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan
Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III
Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering
Pendampingan Psikososial dan Bahan Bacaan Bagi Murid SDI Butata Nagekeo, Kerja Bareng Yaspora NTT dan PKBM Bintang Floresta
Wabup Ngada Terima Bantuan Rp1,2 Miliar dari Kemenko Pangan 
Tim Psikososial Kevikepan Bajawa Dampingi Anak dan Remaja Terdampak Gempa
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20 WITA

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:35 WITA

Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama

Sabtu, 26 September 2026 - 18:30 WITA

Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan

Sabtu, 26 September 2026 - 16:21 WITA

Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering

Sabtu, 26 September 2026 - 16:03 WITA

Pendampingan Psikososial dan Bahan Bacaan Bagi Murid SDI Butata Nagekeo, Kerja Bareng Yaspora NTT dan PKBM Bintang Floresta

Berita Terbaru

Opini

Doxing, Luka Psikologis, dan Krisis Empati di Ruang Digital

Minggu, 27 Sep 2026 - 12:58 WITA