ENDE, FLORESPOS.net-Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Ende berencana menggelar turnamen sepak bola antar-Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.
Kompetisi ini dikonsepkan khusus sebagai sarana trauma healing bagi anak-anak dan remaja setelah bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Ketua Askab PSSI Ende, Muhamad Supriyadin Pua Rake usai rapat PSSI Ende, Senin (28/9/2026) malam mengatakan bahwa sepak bola tidak hanya sekadar olahraga dan prestasi, tetapi juga memiliki kekuatan besar untuk menyatukan masyarakat dan memulihkan kondisi psikologis.
“Kami ingin membantu anak-anak kita keluar dari rasa takut dan cemas pasca-gempa. Lewat turnamen ini, mereka bisa kembali ceria, bergerak aktif, dan berinteraksi positif dengan teman-temannya di lapangan,” katanya.
Yadin juga mengatakan turnamen ini juga adalah bentuk pembinaan terhadap pemain usia dini karena selama ini PSSI Ende jarang menggelar turnamen usia dini seperti U-15, U-13 dan U-10.
“Selama sejak kami menerima mandat ketua Askab PSSI Ende jarang menggelar turnamen untuk usia dini. Sehingga kita berinisiatif untuk gelar turnamen ini sekalian untuk trauma healing untuk anak – anak”.
Turnamen antar SMP juga menjadi wadah untuk mencari pemain usia muda untuk dibawa ke Soeratin Cup U-15.
Yadin yang juga anggota DPRD NTT dari Partai Gerindra ini mengatakan bahwa saat ini PSSI Ende telah menunjuk panitia pelaksana. Ditargetkan turnamen ini akan diselenggarakan pada pertengahan Oktober 2026.
“Kita sudah bentuk panitia pelaksana. Mereka segera bekerja dan kita target pertengahan Oktober sudah digelar”.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










